Rabu

17 Jul 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Sabtu, 22 Juni 2019 | 00:07 WIB

    Telah dibaca 223 kali

    Indonesia Juara 3 HIV/AIDS, Syamsul Qodri Ingatkan Rakyat Antisipasi Penularan & Kuatkan Agama

    Budiman Pardede
    Wakil Ketua Komisi E DPRDSU H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, saat dikonfirmasi di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    HIV/AIDS bukanlah penyakit kelamin. Melainkan virus yang masuk ke dalam tubuh akibat luka atau melalui media tertentu. Beberapa faktor risiko penularan virus HIV/AIDS sering diabaikan masyarakat bahkan orang-orang yang bekerja pada bidang kesehatan. Diantaranya perilaku seks bebas, suka berganti-ganti pasangan, memakai alat cukur/jarum suntik bekas, transfusi darah/pencangkokan organ tubuh tanpa skrining virus HIV/AIDS hingga pemberian ASI kepada bayi oleh perempuan terinfeksi HIV/AIDS. Itulah sebabnya, semenjak dini, masyarakat Indonesia patut proaktif mengantisipasi berbagai faktor/media penularan serta menguatkan nilai-nilai ajaran agama.

    Peringatan tersebut dilontarkan Wakil Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, menyahuti komentar Fasilitator HIV/AIDS Syaiful W Harahap dalam kegiatan pelatihan Indonesia AIDS Collection (IAC) di Hotel Ibis Style Medan, Kamis (20/6/2019). Syamsul Qodri menilai, pernyataan Syaiful W Harahap seputar posisi Indonesia urutan ke-3 dunia kasus-kasus HIV/AIDS setelah Tiongkok dan India, patut jadi refleksi serius bagi rakyat Indonesia, pemerintah khususnya tokoh-tokoh agama. "Saya rasa semua pihak patut merenung. Kenapa virus itu menyebar luas di Indonesia ? Persoalan ini bukan tugas pemerintah saja. Tapi merupakan tanggungjawab masyarakat luas, insan kesehatan dan tokoh agama," tegas Syamsul Qodri kepada www.MartabeSumut.com, Jumat siang (21/6/2019) melalui saluran telepon.

    Sadar Menjaga Diri

    Terhadap masyarakat Indonesia, legislator membidangi Kesra itu mengimbau agar sadar menjaga diri. Kemudian menghentikan pola/gaya hidup tidak steril serta memupus praktik seks bebas. Syamsul Qodri meyakini, kegiatan-kegiatan positif terutama mendekatkan diri pada ajaran agama, tentu saja berkorelasi erat pada penghentian perbuatan menyimpang. Buat insan kesehatan, politisi PKS ini mengingatkan tupoksi pengawasan ketat saat melakukan transfusi darah bahkan aktivitas medis semisal pencangkokan organ tubuh yang wajib menerapkan skrining virus HIV/AIDS. Begitu pula urgensi sosialisasi pada pasangan suami istri terkait risiko berganti-ganti pasangan dan ancaman hidup seorang bayi bila menyusui dari perempuan pengidap HIV/AIDS. Sedangkan untuk tokoh agama, Syamsul Qodri meminta semakin masif menyuarakan ajaran agama supaya warga tidak terjebak dengan gaya hidup yang salah.

    Lost Generation

    Bagi wakil rakyat asal Dapil Sumut V Kab Asahan, Kota Tanjungbalai dan Kab Batubara itu, bukan mustahil Indonesia mengalami lost generation (kehilangan generasi) tatkala ledakan penderita HIV/AIDS nyata mengancam masyarakat semua jenis kelamin, kalangan umur hingga status sosial. Artinya, lanjut Bakal Calon Bupati Asahan perode 2021-2026 ini lagi, setiap orang harus mulai menjaga diri dan memikirkan kehidupan lain yang ada di sekitarnya. Lalu mewaspadai sungguh-sungguh bahwa tanpa disadari virus AIDS sangat potensial menulari siapa saja. Sehingga sudah saatnya masyarakat tidak asal pakai jarum suntik, tidak seenaknya menggunakan pisau cukur bekas/milik orang lain apalagi berhubungan seks secara bebas. "Makanya, para suami-suami jangan suka nakal "jajan" diluar sana. Nanti bisa membawa virus AIDS ke rumah. Kan kasihan istri dan anak ? Kalo istri hamil dan positif terinveksi HIV/AIDS dari suami sendiri, apakah ada yang tahu ? Tentu tidak ada yang tahu. Nah, dampak mematikan juga melanda jiwa anak ketika disusui sang ibu atau perempuan pengidap HIV/AIDS," ingat Syamsul Qodri, seraya menyerukan pemerintah tetap membuat regulasi luar biasa untuk menekan pertumbuhan media penularan HIV/AIDS di Indonesia.  (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Indonesia Juara 3 HIV/AIDS, Syamsul Qodri Ingatkan Rakyat Antisipasi Penularan & Kuatkan Agama'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER