Kamis

23 Mei 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Kamis, 16 Mei 2019 | 00:10 WIB

    Telah dibaca 190 kali

    Ahli Perkotaan Sindir Tata Kota Medan: Picu Banjir & Gagal Paham Maknai Ruang Terbuka Hijau

    Prasetiyo
    Ahli lanskap dan perkotaan Universitas Panca Budi Medan, Mangunsadi. (Foto: Ist)

    www.MartabeSumut.com, Medan

    Persentasi pembangunan gedung yang ada di Kota Medan masih saja mengalami banyak persoalan dan dampak negatif pada bidang tata kota. Sehingga muncul beragam masalah bahkan efek domino seperti banjir, situs sejarah terbengkalai hingga gagal paham memaknai ruang terbuka hijau.

    Ahli lanskap dan perkotaan Universitas Panca Budi Medan, Mangunsadi, kepada www.MartabeSumut.com, Rabu siang (15/5/2019) meyakini, kondisi itu terjadi akibat Pemerintah Kota Medan tidak mengajak para ahli untuk berdiskusi membahas perkotaan. "Tata kota ini harus melibatkan tenaga ahli. Banyak kok ahli di Kota Medan. Kalaupun ada yang dilibatkan, mereka orang-orang dekat. Bukan yang ahli betul," ungkap Mangunsadi.

    Dia pun mencontohkan banjir yang kerap jadi langganan di Kota Medan saat hujan turun beberapa menit saja. Padahal, sudah berulang kali Pemerintah Kota Medan melakukan pengorekan drainase. Sebagai ahli, Mangunsadi menyarankan pembangunan situ atau waduk buatan yang berada diantara kanal Marendal dengan Sungai Deli. Situ tersebutlah yang nantinya mengontrol debit air sesuai rancangan yang sebenarnya sudah diperhitungkan. "Namun, gagasan tersebut sebatas abstrak," sindirnya.

    Oleh sebab itu, dia berpesan agar pemerintah Kota Medan mulai berani membuka diri menerima kehadiran para tenaga ahli. Tujuannya untuk menjadikan Kota Medan sebagai kota Metropolitan yang jauh lebih baik. (MS/PRASETIYO)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Ahli Perkotaan Sindir Tata Kota Medan: Picu Banjir & Gagal Paham Maknai Ruang Terbuka Hijau'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER