Kamis

23 Mei 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Sabtu, 11 Mei 2019 | 00:05 WIB

    Telah dibaca 531 kali

    Plt Bupati Asahan jadi Bupati Defenitif, Parpol Dorong Syamsul Qodri Marpaung Duduki Kursi Wabup

    Budiman Pardede
    Ketua Pansus LKPj Gubsu H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, saat berbicara dalam Sidang Paripurna DPRDSU, Selasa pagi (7/5/2019) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Suhu politik di Kabupaten Asahan mulai berubah setelah Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang meninggal dunia pada Senin 22 April 2019. Bukan apa-apa, Wakil Bupati (Wabup) Asahan H Surya secara resmi diangkat sebagai Plt Bupati Asahan berdasarkan SK Gubsu Nomor: 131/4489/Tahun 2019 tertanggal 29 April 2019 yang ditandatangani Gubsu Edy Rahmayadi. Nah, lantaran masa jabatan Kepala Daerah (KDh) Kab Asahan hingga tahun 2021, DPRD Asahan pun menggelar Paripurna pada Selasa (7/5/2019) bertajuk pengusulan Plt Bupati Asahan H Surya menjadi Bupati defenitif. Beberapa anggota Dewan dan Parpol di Kab Asahan mulai mendorong Wakil Ketua Komisi E DPRDSU H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, bersiap-siap mengisi kursi Wabup Asahan.

    Menanggapi dinamika politik tersebut, Wakil Ketua Komisi E DPRDSU H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, tidak mengingkarinya. Ditemui www.MartabeSumut.com di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa siang (7/5/2019), politisi PKS yang semenjak dini bertekad mendaftar Bakal Calon (Balon) Bupati Asahan tahun 2020, itu menjelaskan, meninggalnya Bupati Taufan menimbulkan perubahan suhu politik. Syamsul Qodri mengatakan, bila Plt Bupati Asahan telah defenitif kelak, maka sesuai UU kursi Wabup yang kosong akan diisi pejabat baru. "Berarti terjadi kekosongan Wabup lebih 18 bulan sehingga perlu dipilih. Inilah suhu baru politik di sana. Sebagian masyarakat, Parpol dan teman-teman DPRD Asahan mendorong saya berkontribusi dulu di kursi Wabup. Bukan hanya PKS tapi Parpol lain juga mendorong," ungkap Syamsul Qodri. Hingga kini, terangnya lagi, DPRD Asahan tetap mendukung dirinya agar mengisi kursi Wabup Asahan. "Gak masalah. Mereka sedang mendorong kita dan berencana mengusulkan saya kepada Bupati defenitif nanti," ucapnya.

    Rencana Daftar Calon Bupati Matang

    Legislator asal Dapil Sumut V Kab Asahan, Kota Tanjungbalai dan Kab Batubara itu melanjutkan, rencana mendaftar sebagai Calon Bupati Asahan tahun 2020 masih tetap matang. Sebab sedari awal memang mempersiapkan pendaftaran dari jalur independen. Artinya, bila sebelum pendaftaran ada kesepakatan dengan Parpol, Syamsul Qodri tidak menutup pintu untuk mengikuti. Tapi bila belum muncul titik temu pengusulan melalui saluran Parpol, dia pun kekeh tetap mendaftar secara independen. "Andaikan sudah kita daftar independen, kemudian muncul komunikasi Parpol memberi dukungan, ya bisa saja sebelum penetapan kita cabut pendaftaran independen tersebut. Beda dengan Ahok saat Pilkada DKI Jakarta. Dia belum sempat daftar independen namun Parpol sudah membuka dukungan," singkapnya. Apa semangat yang melatarbelakangi Anda mendaftar jadi Bupati Asahan tahun 2020 ? Syamsul Qodri tampak merenung sesaat. Sembari memperbaiki cara duduk, bekas guru ini meyakini ingin bermanfaat untuk masyarakat Asahan. Bagi mantan anggota DPRD Asahan 2 periode itu, semangat memberi kontribusi seluas-luasnya buat rakyat jauh lebih efektif sebagai eksekutif dibanding legislatif. "Saya 2 periode DPRD Asahan dan 1 periode DPRDSU. Lebih efektif jadi eksekutif karena eksekutor kebijakan publik. Saya sudah persiapkan matang. Mau jalur independen atau Parpol sama saja," terangnya.

    Program Belum Tuntas Diselesaikan

    Lalu, apa yang perlu dibenahi di Kab Asahan bila Anda terpilih Bupati Asahan periode 2021-2026 ? Syamsul Qodri mengatakan, setelah Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang meninggal dunia, banyak sekali karya positif Almarhum yang patut diapresiasi. Program yang belum tuntas disebutnya akan jadi prioritas untuk diselesaikan kedepan. Menurut dia, dari sisi semua bidang, diperlukan penguatan kinerja lebih baik lagi. Mulai sektor pendidikan, kesehatan, pertanian hingga infrastruktur. Termasuk beberapa prospek yang butuh inovasi baru dalam mengembangkan potensi unggulan semisal perkebunan. "Jadi bukan pembenahan secara menyeluruh tapi ada yang perlu diteruskan. Kita optimis bisa melanjutkan kebijakan yang sudah baik selama ini," katanya. Syamsul Qodri pun menyatakan khawatir ketika Bupati Asahan yang baru tidak maksimal melanjutkan program-program luar biasa Bupati sebelumnya. "Perlu pembenahan, perbaikan dan inovasi baru. Kontinuitas melanjutkan program yang dibutuhkan rakyat. Tetap dijalankan namun lebih intensif. Kita tak mau Kdh berikutnya mengabaikan pembangunan Kdh sebelumnya," tutup Syamsul Qodri diplomatis. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Plt Bupati Asahan jadi Bupati Defenitif, Parpol Dorong Syamsul Qodri Marpaung Duduki Kursi Wabup'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER