Senin

10 Des 2018

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Minggu, 18 November 2018 | 11:30 WIB

    Telah dibaca 128 kali

    Medan Kerap Banjir, DPRDSU Imbau Pemko Medan Siapkan Tanah Relokasi Warga dari DAS

    Budiman Pardede
    Komisi D DPRDSU menggelar RDP membahas banjir Medan, Senin kemarin di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Ketua F-PDIP Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Drs Baskami Ginting mengatakan, beberapa kali menunaikan Reses di Kota Medan, dirinya pernah mengusulkan kepada Walikota Medan agar memindahkan warga yang tinggal di bantaran sungai. Pemko Medan diminta Baskami mengalokasikan tanah untuk warga yang akan direlokasi dari bantaran sungai. Setelah warga dipindahkan, sungai-sungai yang mengitari Kota Medan harus menjalani program pengerukan sedimentasi, pendalaman sungai, pembetonan batas sungai hingga penegakan aturan seputar jarak bangunan yang bisa didirikan di Daerah Aliran Sungai (DAS).

     

    Hal tersebut diungapkan Baskami dalam forum RDP Komisi D DPRDSU membahas banjir Medan, Senin lalu di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. Baskami menjelaskan, warga yang direlokasi dari sungai bisa saja diarahkan tinggal di rumah susun. Sedangkan Pemko Medan dan instansi terkait fokus menata-kelola sungai secara baik. "Misalnya warga dari bantaran Sungai Babura. Cari tanah khusus untuk mereka. Waktu itu Pak Wali menyatakan setuju. Walau pun tidak mudah memindahkan warga dari bantaran sungai, namun sangat urgen diwujudkan. Intinya, bagaimana cara menyiapkan tanah supaya warga tidak hidup di bantaran sungai. Membahayakan bagi mereka bila sungai meluap," tegas Baskami, melalui saluran telepon.

     

    Banjir Sapu Semua Permukiman Warga

     

    Anggota Komisi D DPRDSU membidangi pembangunan ini melanjutkan, saat ini hampir semua kawasan permukiman warga di Kota Medan telah mengalami banjir setiap hujan turun 15 menit saja. Artinya, timpal Baskami lagi, 2 kali Reses di Kota Medan, persoalan banjir kerap dibahas serius bersama Walikota Medan. Menurut dia, saran mengosongkan warga dari bantaran sungai jangan lagi ditunda. "Kita minta dilakukan koordinasi antara DPRDSU, DPRD Medan, Pemprovsu, Dinas PU dan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II. Bentuk tim gabungan semua instansi tersebut untuk menemui Bappenas RI. Minta masukan soal usulan tanah untuk warga yang direlokasi dari DAS," ingat Baskami.

     

    Kurang Resapan Air

     

    Pantauan www.MartabeSumut.com saat RDP tersebut, hadir anggota Komisi D DPRDSU seperti H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, H Fahrizal Efendi Nasution, SH, Yantoni Purba, H Arfan Maksum Nasution, Burhanuddin Siregar, Leonard S Samosir dan Sutrisno P. Sementara itu, perwakilan Dinas PU Medan, Edi, mengatakan, banjir Medan terjadi akibat meluasnya lahan kritis, kekurangan resapan air, pengecilan sungai, sedimentasi sungai meningkat, beberapa titik drainase tersumbat sampah serta banyak utilitas/pipa-pipa yang masuk ke drainase. "Upaya kami diantaranya pembersihan saluran, membuat data base dan rencana pendalaman Sungai Babura," terang Edi. Sedangkan Kepala Seksi Program BWSS II Herbert Sihite berpendapat, banjir Kota Medan tidaklah wewenang 1 instansi saja. "Kami menangani drainase utama. Termasuk sungai-sungai di wilayah Medan," ungkap Sihite. Dia merinci, drainase sekunder tanggungjwab Pemerintah provinsi dan saluran tertier tanggungjawab Pemko Medan. Pengendalian banjir disebut Sihite tidak boleh sepotong-sepotong. Harus general. Mulai dari sungai, saluran tertier, sekunder bahkan utama. "Supaya ada koordinasi. Pembangunan Lau Simeme adalah salah satu program kami menangani banjir Medan. Topografi Medan turunan ke arah Utara atau Belawan. Perlu sinkronisasi kerja," harapnya, sembari membeberkan beberapa sungai mengitari Medan diantaranya: Sungai Percut di Pinang Baris, Sungai Bedera, Sungai Deli (anak Sungai Sikambing dan Sungai Babura). Lalu ada sungai Kera, Sungai Percut serta Sungai Serdang. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER