Sabtu

17 Nov 2018

Pengunjung Hari Ini : 2.218,   Bulan Ini : 58.026
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Selasa, 30 Oktober 2018 | 00:00 WIB

    Telah dibaca 129 kali

    Sesalkan Oknum Polsek Medan Timur di Rumah Tsk Narkoba, DPRDSU: Kapolda Perlu Awasi Mental Anggota

    Budiman Pardede
    Anggota F-PKS DPRDSU H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, saat dikonfirmasi di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Senin siang (29/10/2018). (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Kendati kasusnya sedang bergulir di Pengadilan, toh anggota F-PKS Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, menyesalkan keberadaan oknum polisi Polsek Medan Timur berinisial TM, yang ketangkap basah berada di rumah seorang tersangka (Tsk) bandar Narkoba, Kasmidun Sagala (KS) alias Rudi (20) di Jalan Melati Dusun I Desa Helvetia Kec Labuhan Deli, Sabtu (10/3/2018). Syamsul Qodri pun menyerukan Kapoldasu dan Kapolrestabes Medan mengawasi mental jajaran secara rutin.

     

    Dikonfirmasi www.MartabeSumut.com di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Senin siang (29/10/2018), Syamsul Qodri mengatakan, apa yang terjadi merupakan budaya lama yang kembali terulang. Menurut dia, harusnya polisi menjadi figur, benteng penjaga, penyelamat bahkan panutan rakyat. Bukan mempertontonkan kelakuan aneh, ganjil, tidak terpuji apalagi terindikasi terlibat kriminal. Walau pengakuan sementara menyatakan oknum Polri TM itu beralasan mengungkap kasus dan sering nongkrong di tempat KS selaku orang yang diduga terlibat Narkoba, namun Syamsul Qodri memastikan sangat mudah memverifikasinya. "Asas praduga tak bersalah kita kedepankan. Polisi sudah ahli menguji apakah keterangan oknum TM benar atau bohong. Dia terlibat atau tidak, ya di-crosscheck aja fakta-fakta lapangan. Apa benar TM mau mengungkap kasus," selidik Syamsul Qodri.

     

    Abuse of Power

     

    Legislator asal Dapil Sumut V Kab Asahan, Kota Tanjungbalai dan Kab Batubara ini mengingatkan, sangkaan pelanggaran etika dan hukum positif wajib ditegakkan tatkala TM terbukti abuse of power (menyalahgunakan kekuasaan/wewenang). "Bila dia terlibat, pecat saja dari Polri dan beri sanksi seberat-beratnya," imbau Syamsul Qodri. Sedangkan buat Kapoldasu dan Kapolrestabes Medan, anggota Komisi D DPRDSU tersebut menyarankan dilakukan pengawasan rutin serta pembinaan mental jajaran anggota Polri. Misalnya tes urin 1x1 bulan, konseling pribadi bersama atasan hingga optimalisasi peran internal Propam Polri di satuan tugas masing-masing. "Jangan sampai aparat justru lebih sering ke diskotek dan KTv daripada ke rumah ibadah. Polri harus kerjasama dengan warga dalam menilai kinerja anggota Polri di lapangan. Jangan pernah men-diskriminasi atau apriori kalo ada warga mengadu ke kantor polisi. Tindaklanjuti secara tuntas semua keluhan dan informasi dari masyarakat," tutup Syamsul Qodri.

     

    Seperti diketahui, TM merupakan warga Jalan Anyelir Medan Helvetia. Kasusnya terkait dengan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Richard  NP Simaremare dengan nomor perkara 1886/Pid.Sus/2018/PN Lbp. Dakwaan JPU atas nama Kasmidun Sagala (KS) alias Rudi. Dalam dakwaan dijelaskan bahwa TM dan Kasmidun Sagala alias Rudi diamankan polisi dari belakang rumah warga Jalan Melati Dusun I Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli, Sabtu (10/3/2018) sekira pukul  21.00 WIB. Sebelum itu, sekira pukul 17.00 WIB, Kasmidun dan TM juga bersama bandar Narkoba Alex (DPO). Aparat Polres Pelabuhan Belawan menangkap TM dan Kasmidun Sagala bersama barang bukti Sabu Sabu seberat 13,22 Gram. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER