Minggu

16 Des 2018

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 12 Oktober 2018 | 00:00 WIB

    Telah dibaca 201 kali

    R-APBD Sumut 2019 Belum Dibahas, DPRDSU akan Temui Gubsu & Tanya KUA-PPAS yang Diteken Eko Subowo

    Budiman Pardede
    Wakil Ketua Komisi C DPRDSU Zeira Salim Ritonga, SE, saat dikonfirmasi di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa siang (9/10/2018). (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Hingga kini Draft Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) R-ABPD Sumut tahun 2019 belum dibahas Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sumut. Padahal, Permendagri No 38 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 telah mengatur pengesahan R-APBD Sumut 2019 paling lama 1 bulan sebelum tahun anggaran dimulai alias akhir November 2018.

     

    Anggota Banggar DPRDSU Zeira Salim Ritonga, SE, kepada www.MartabeSumut.com, Selasa siang (9/10/2018) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, mengatakan, rancangan KUA-PPAS R-APBD Sumut 2019 sudah diterima DPRDSU tertanggal 27 Agustus 2018 dan diteken Pj Gubsu Eko Wibowo. "Dalam bulan Oktober ini kita ingin menemui Gubsu. Kita mau pastikan apakah rancangan yang diteken mantan Pj Gubsu bisa dilanjutkan atau tidak," ucapnya. Sebab Zeira mengakui, DPRDSU trauma dengan perubahan sepihak KUA-PPAS P-APBD Sumut 2018 yang dilakukan Gubsu tanpa alasan jelas. Sehingga memunculkan fakta ril bahwa Sumut tidak punya P-APBD tahun 2018, "Banggar DPRDSU akhirnya menyimpulkan untuk bertanya kepada Gubsu. Karena draft KUA-PPAS R-APBD Sumut 2019 itu diteken oleh mantan Pj Gubsu Eko Wibowo dan sudah diberikan ke DPRDSU untuk dibahas. Kita juga ingin memastikan apakah Gubsu mengetahui draft tersebut ? Apakah sudah dimasukkan visi-misinya dalam APBD Sumut 2019," tegas Zeira.

     

    Harusnya ada Sinkronisasi

     

    Politisi PKB ini menilai, harusnya ada sinkronisasi antara rancangan yang dibuat mantan Pj Gubsu dan Gubsu yang baru agar jangan deadlock atau timbul persoalan di penghujung pembahasan seperti kasus P-APBD Sumut 2018. Wakil Ketua Komisi C DPRDSU itu juga tidak menginginkan muncul lagi keputusan sepihak Gubsu kedepan. "Kita trauma dibatalkan atau diubah sepihak. Makanya kita akan tanya Gubsu apakah R-APBD Sumut 2019 ada perubahan atau tidak. Jangan seolah-olah DPRDSU menghalangi. Kita berprasangka baik. Harus terang benderang. Ini uang rakyat," ingatnya.

     

    Legislator asal Dapil Sumut VI Kab Labuhan Batu, Kab Labura dan Kab Labusel tersebut menginformasikan, usulan R-APBD sumut 2019 mencapai Rp. 13. .679.361.363.818,00. Naik sekira Rp. 200 Miliar lebih dibanding R-APBD Sumut tahun 2018 Rp. 13.471.581.753.654,00. "Banggar DPRDSU secepatnya audiensi dan bertanya kepada Gubsu. Mudah-mudahan kita jadwalkan minggu depan. Kita ingin pokok anggaran disusun cermat, kredibel, transparan, prudent dan kuat," imbau Zeira diplomatis. Zeira berharap, TAPD atau Sekda Provsu jemput bola dengan berkoordinasi kepada Gubsu, untuk selanjutnya menyampaikan hasilnya kepada DPRDSU. Sehingga pembahasan R-APBD Sumut 2019 tidak terkesan buru-buru dan berujung pada keterlambatan pengesahan R-APBD Sumut 2019. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER