Rabu

17 Okt 2018

Pengunjung Hari Ini : 304,   Bulan Ini : 42.894
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Senin, 8 Oktober 2018 | 00:03 WIB

    Telah dibaca 63 kali

    Kendati 1.763 Jiwa Meninggal, Warga Sulteng Mulai Bangkit Pasca-Bencana Gempa & Tsunami

    Dekson H
    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho. (Courtesy BNPB)

    www.MartabeSumut.com, Palu

     

    Kendati hingga 7 Oktober 2018 pukul 13.00 WIB sudah ada 1.763 jiwa korban meninggal akibat gempa bermagnitudo 7.4 pada 28 September 2018 di Palu, Sigi serta Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng), toh saat ini warga Sulteng mulai bangkit beraktivitas secara normal.

     

    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho kepada www.MartabeSumut.com, Minggu malam (7/10/2018). Menurut Sutopo, merujuk informasi Pos Komando Satuan Tugas Gabungan Terpadu, data sementara korban meninggal dunia per7 Oktober 2018 mencapai 1.763 orang. Jumlah korban meninggal tertinggi di Kota Palu sebanyak 1.519 jiwa, Donggala 159, Sigi 69, Parigi Moutong 15 dan Pasangkayu Sulawesi Barat 1 orang. Prioritas penanganan darurat disebutnya masih fokus pada evakuasi, pencarian, penyelamatan korban, penanganan medis, distribusi logistik makanan dan non makanan serta percepatan pemulihan infrastruktur seperti jalan, listrik, pelabuhan, bandara, telekomunikasi dan pasokan BBM.

     

    Gubernur Sulteng Ajak Warga Bangkit

     

    Sementara itu, Sutopo menegaskan pula pesan Gubernur Sulteng Longki Djanggola yang mengajak dan mendukung warga segera bangkit beraktivitas. Hal tersebut disampaikan Gubernur di hadapan para pelaku penanggulangan bencana gempa bumi dan tsunami, Sabtu (6/10/2018) di kantor Gubernur Sulteng Kota Palu. "Sejak 2 hari lalu kantor Gubernur telah beroperasi kembali," kata Sutopo. Hal senada disampaikan Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Arief M. Eddie saat rapat koordinasi pada Sabtu (6/10/2018). Kementerian Dalam Negeri mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai normal beraktivitas pada Senin (8/10/2018). Dengan masuknya ASN ke kantor, masyarakat diharapkan dapat beraktivitas kembali seperti biasa. Beberapa hari pascagempa, terang Sutopo, warga sebenarnya sudah memulai aktivitas seperti membuka kios, warung makan, menjual air kelapa, hingga penginapan yang dihuni para pelaku penanganan darurat. Situasi ini telah didukung oleh pemulihan utilitas dasar seperti suplai air, listrik dan bahan bakar minyak yang hampir mencapai target pemulihan. Dari 36 unit yang ada di wilayah terdampak, lanjut Sutopo, Pertamina berhasil memulihkan 33 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Namun untuk mengantisipasi antrean, Pertamina menjual BBM dengan kemasan 15 liter dan SPBU mini pada 50 titik. "Pertamina mengharapkan pemerintah daerah menyampaikan kepada masyarakat bahwa pasokan BBM aman untuk 14 hari ke depan. Sedangkan solar 23 hari. Pertamina selalu memonitor ketersediaan pasokan sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik," ungkap Sutopo.

     

    Menyinggung suplai listrik, Sutopo menyatakan sudah dapat dinikmati sebagian besar warga yang berada di wilayah terdampak. Gardu induk telah beroperasi sejak Sabtu (6/10/2018) sehingga wilayah Parigi Moutong dapat dialiri listrik. Dijelaskan Sutopo, PLN dengan dukungan 1.500 personel dari seluruh Indonesia berusaha memperbaiki seluruh jaringan listrik yang rusak. Secara pararel. Selain mengaliri listrik ke rumah warga, PLN juga melakukan prioritas untuk bangunan di dalam kota khususnya rumah sakit. "Tujuannya untuk menghidupkan perekonomian setempat," tutup Sutopo. (MS/DEKS)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER