Minggu

16 Des 2018

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 3 Oktober 2018 | 00:00 WIB

    Telah dibaca 181 kali

    Langgar UU No 39/1999 Tentang HAM, BAKUMSU Kecam Pemko Jambi Segel 3 Gereja

    Dekson H
    Aksi massa yang menolak intoleransi karena melanggar HAM. (Courtesy Google)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Setelah pada Senin 1 Oktober 2018 massa Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) se-Indonesia berunjukrasa serentak memprotes penyegelan gedung Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA), Huria Kristen Indonesia (HKI) dan Gereja Methodist Indonesia (GMI) di Kelurahan Kenali Barat Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi, giliran Perhimpunan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara (BAKUMSU) mengecam Pemko Jambi yang menyegel 3 gereja itu pada Kamis 27 September 2018 karena dianggap melanggar UU No 39/1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM).

     

    Perwakilan BAKUMSU, Manambus Pasaribu, mengatakan, semangat toleransi beribadah di Indonesia kembali diuji setelah Pemerintah Kota Jambi melakukan penyegelan dan pelarangan beribadah di GSJA, HKI dan GMI Kota Jambi sejak 27 September 2018. Menurut Manambus, penyegelan tersebut merupakan tindak lanjut dari sebuah pertemuan difasilitasi Pemko Jambi dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama beberapa kelompok lain tanpa melibatkan perwakilan 3 gereja. "Dalam konferensi Persnya Pemerintah Kota Jambi menyatakan penyegelan 3 gedung gereja untuk menghindari terjadinya konflik horizontal ditengah masyarakat. Peristiwa penyegelan 3 gereja ini jelas mencederai demokrasi dan masa depan toleransi di Indonesia. Kebebasan beragama dan menjalankan ibadah sudah diatur/dijamin dalam  konstitusi UUD 1945 dan UU No. 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM)," sesal Manambus, melalui keterangan Pers yang diterima www.MartabeSumut.com, Selasa siang (2/10/2018).

     

    Konstitusi Jamin Hak Beribadah

     

    Dalam konstitusi NKRI, lanjut Manambus lagi, secara jelas dinyatakan bahwa tugas dan tanggungjawab negara memberikan jaminan bagi setiap penduduk memeluk agama dan beribadah sesuai keyakinan masing-masing. Namun kenyataannya, heran Manambus, amanah konstitusi tersebut sering kali dilanggar dan diterjemahkan sendiri oleh segelintir elite pemerintah daerah terutama Pemko Jambi. Sebagaimana diketahui, ungkap Manambus, ke-3 gereja yang disegel itu telah berdiri dan menjalankan aktivitas keagamaan kurun bertahun-tahun. Namun anehnya, penyegelan bisa dengan mudah, cepat dan spontan dilakukan Pemko Jambi tanpa pemberitahuan kepada pihak gereja. Manambus memastikan, harusnya Pemko Jambi menjadi penyelenggara negara yang adil dalam melindungi hak-hak masyarakat dalam menjalankan kewajiban beribadah. "Hanya karena desakan kelompok tertentu, lalu mengeluarkan perintah penyegelan gereja dengan alasan tidak memiliki izin.     Peristiwa penyegelan 3 gereja di Kota Jambi tentu saja menaikkan tensi intoleransi beragama di Indonesia maupun dunia. Beberapa tahun belakangan intoleransi cenderung meningkat di Indonesia. Setara Institute mencatat, sejak 2017 sampai 2018 ada 109 intoleransi dalam kebebasan beragama dan berkeyakinan. Peristiwa penyegelan dan penutupan gereja atau rumah ibadah apapun jelas mencederai/menodai konstitusi. Tidak dibenarkan," cetus Manambus.

     

    Lima Sikap BAKUMSU


    Manambus menegaskan, secara resmi BAKUMSU telah mengeluarkan 5 sikap terkait tragedi penyegelan 3 gereja di Jambi. Meliputi: pertama, kebebasan menjalankan ibadah adalah Hak Asasi Manusia yang tidak dapat dikurangi oleh alasan apapun (non derogable rights) sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 (Pasal 28 I ayat 1) dan UU No. 29 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (Pasal 4). Maka tidak ada alasan apapun untuk tidak memenuhinya, apalagi hanya dengan alasan surat izin bangunan dan desakan dari kelompok tertentu. "Peristiwa ini merupakan bentuk pengkangkangan terhadap konstitusi UUD 1945 dan negara telah abai terhadap pemenuhan, perlindungan serta penghormatan HAM," geram Manambus. Kedua, pemerintah pusat maupun daerah terkhusus Pemerintah Kota Jambi, seyogianya memberi jaminan dan perlindungan bagi setiap orang dalam menjalankan ibadahnya tanpa ada rasa takut.

     

    Ketiga, mendesak Pemerintah Kota Jambi untuk mencabut penyegelan 3 gedung rumah ibadah tersebut. Keempat, mendesak pemerintah pusat secepatnya menginstruksikan pengkajian ulang Peraturan Bersama Menteri (PBM) Dalam Negeri dan Menteri Agama No. 8 dan 9 tahun 2006 tentang Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta Pendirian Rumah Ibadah yang menjadi dasar penyegelan 3 gereja di Kota Jambi bahkan tempat-tempat ibadah lain di Indonesia. Kelima, pemerintah harus mengkaji masalah toleransi lebih serius agar peristiwa-peristiwa intoleransi tidak terjadi lagi dan tidak berdampak pada masa depan kerukunan antar masyarakat dan toleransi umat beragama di Indonesia. (MS/DEKS)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER