Senin

24 Sep 2018

Pengunjung Hari Ini : 2.301,   Bulan Ini : 65.751
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 7 September 2018 | 14:30 WIB

    Telah dibaca 108 kali

    Stiker Lintas Lanud Soewondo Medan, Danlanud Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey: Mendata, Tanpa Biaya

    Redaksi
    Komandan Pangkalan TNI AU Soewondo Medan Kolonel Penerbang Dirk Poltje Lengkey memberi penjelasan, Jumat (7/9/2018). (Foto : Repro-Video/www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Komandan Pangkalan TNI AU Soewondo Medan Kolonel Penerbang Dirk Poltje Lengkey memberi keterangan seputar pro-kontra warga Medan terhadap Surat Edaran (SE) No SE/02/VI/2018 tertanggal 29 Juni 2018 tentang stiker izin lintas wilayah Lanud Soewondo tahun 2018. Berdasarkan video rekaman yang beredar dan diterima www.MartabeSumut.com, Jumat pagi (7/9/2018), Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey mengatakan, tujuan pemberian stiker pada kendaraan yang melintas adalah untuk mendata pengendara serta tidak dipungut bayaran.

     

    "Pemantauan saja bagi para pelintas di komplek Lanud Soewondo TNI AU. Kami mendata dan melihat kendaraan yang lewat," terang Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey. Menurut dia, warna stiker ditetapkan 2. Yaitu merah untuk anggota TNI AU dan warga kompleks AU. Kemudian warna biru buat warga sipil luar kompleks. Intinya, lanjut Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey lagi, Lanud Soewondo Medan bermaksud mendata melalui penempelan stiker di kendaraan. "Tidak dipungut biaya. Kita buka portal jam 6 pagi dan tutup portal jam 11 malam. Seingga kita tahu siapa yang melintas. Yang boleh lewat di atas jam 11 hanya warga komplek," ucapnya, seraya memastikan, pemantauan bertujuan penertiban dan meningkatkan keamanan fasilitas pertahanan Lanud TNI AU.

     

    Bukankah itu jalan umum ? Bagi Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey, Jalan Adisucipto atau Kesatrian bukan milik umum melainkan milik komplek AU. Diakuinya, memang paling enak lewat Jalan Adisucipto karena tergolong pintas. Namun belakangan mulai viral terlihat macet. "Piket saya pernah keluar dari komplek kediaman. Lalu ditabrak mobil," ungkapnya. Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey menyebut, syarat membuat stiker mudah. Hanya foto copy KTP, SIM dan STNK. "Kondisinya sama seperti selama ini. Biasa saja. Cuma ada penempelan stiker. Tidak dipungut bayaran," tegas Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey. (MS/RED)

     


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER