Senin

20 Agu 2018

Pengunjung Hari Ini : 4.691,   Bulan Ini : 70.699
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Senin, 16 Juli 2018 | 00:03 WIB

    Telah dibaca 90 kali

    Tragedi KM Sinar Bangun, Kadishub Sumut Sebut Syahbandar ASDL Ditunjuk Pusat & Melekat di Kab/Kota

    Budiman Pardede
    Kadishub Sumut MZ Siregar (kanan) saat menghadiri RDP DPRDSU membahas keamanan Danau Toba, Senin lalu di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Kadishub Sumut MZ Siregar terkesan "cuci tangan" pasca-KM Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba pada 18 Juni 2018. Siregar mengatakan, merujuk Permenhub (PM) No 58/2007, fungsi kesyahbandaran air, danau, sungai dan laut (ASDL) ditunjuk oleh pemerintah pusat. Melekat di kabupaten/kota dan bukan kewenangan provinsi. Sesuai UU 23/2014 tentang Pemda, kewenang pelayaran juga disebutnya berada di tangan pusat sementara provinsi hanya sebatas izin trayek. "Diatur PM No 39/2017, PM No 104/2017 dan PM No 154/2016," terang Siregar, dalam forum RDP DPRDSU yang digelar Senin lalu di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan.

     

    Pantauan www.MartabeSumut.com, RDP membahas keamanan/kenyamanan dan keselamatan publik di kawasan wisata Danau Toba . RDP dipimpin Ketua Komisi A DPRDSU HM Nezar Djoeli, ST, dihadiri Sekretaris Komisi A Fanotona Waruwu dan beberapa anggota Komisi A. Tampak pula anggota Komisi E DPRDSU Ir Juliski Simorangkir, MM dan Zulfikar. Sedangkan pihak eksternal Sekda Provsu Hj Sabrina, Kadis Pariwisata Sumut Hidayati, Badan Otorita Danau Toba (BODT), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Polda Sumut dan PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU). Semenjak UU No 23/2014 diberlakukan, kata Siregar, tanggungjawab lalulintas pelayaran ASDL di tangan pemerintah pusat sedangkan provinsi sebatas membantu. Bila saat ini ada 35 dermaga di Danau Toba, maka setidaknya 35 petugas syahbandar harus ditunjuk pemerintah pusat. "Kewenangan provinsi sudah habis. Sekarang Tim Ad-Hoc gabungan telah dibentuk untuk menegakkan aturan di Danau Toba," ungkap Siregar. Tugas Tim Ad-Hoc dinilainya akan melarang kapal melebihi tonase, penumpang wajib pakai life jacket, kapal penumpang berlayar melalui dermaga resmi, melengkapi kapal dengan sertifikat kelaikan/alat keselamatan, nakhoda punya sertifikat, ada manifest penumpang, melarang kapal 3 tingkat dek, serta mewajibkan surat persetujuan berlayar dari syahbandar sebelum kapal berangkat. "Sedikitnya 265 kapal penumpang dan 10 perusahaan jasa pelayaran kapal beroperasi di Danau Toba. Nakhoda di sana ya dia juga pemilik kapal. Semua Nakhoda dan pemilik kapal akan dididk soal tata kelola pelayaran. Cuma terkadang sulit kita menghadapi perilaku warga setempat yang abai aturan," keluh Siregar.

     

    Sekdaprovsu Hj Sabrina mengaku prihatin atas musibah KM Sinar Bangun. Namun dia mengajak para pemangku kepentingan menjadikan tragedi sebagai pembelajaran berharga untuk bergerak maju. "Kita menuju perbaikan. Mari terapkan SOP pelayaran dan penyeberangan di Danau Toba," ujarnya. Bagi Sabrina, Usulan DPRDSU membuat Perda Sumut tentang keamanan dan kenyamanan pelayaran kawasan pariwisata patut didukung. Sebab Perda akan memuat berbagai regulasi jelas seputar keamanan infrastruktur ASDL. "Di sana itu pergerakan manusia dan barang banyak dilakukan melalui transportasi air. Gak mungkin Danau Toba bertaraf internasional kalo kita tak siap. Pansus kita dukung agar Perda menghasilkan input dan output yang bermanfaat," tutup Sabrina. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER