Rabu

18 Jul 2018

Pengunjung Hari Ini : 626,   Bulan Ini : 30.370
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Minggu, 24 Juni 2018 | 00:01 WIB

    Telah dibaca 145 kali

    KMP Sumut II Abaikan Korban KM Sinar Bangun? DPRDSU: Terapkan Pasal 359 KUHP, Copot Nakhodanya

    Budiman Pardede
    Ketua Komisi A DPRDSU HM Nezar Djoeli, ST, saat dikonfirmasi di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto Dok: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba pada Senin sore (18/6/2018) ternyata berimplikasi buruk terhadap PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PSU). Bukan apa-apa, perusahaan BUMD itu dianggap ikut bertangungjawab lantaran kapal feri PT PSU bernama KMP Sumut II diduga melalaikan penyelamatan korban-korban terapung saat melintasi KM Sinar Bangun pasca-tenggelam. KMP Sumut II hanya menyelamatkan 3 korban kemudian dikabarkan pergi begitu saja dengan alasan cuaca buruk.

     

    Realitas ini tentu saja membuat kesal Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) HM Nezar Djoeli, ST. Dikonfirmasi www.MartabeSumut.com, Sabtu siang (23/6/2018), Nezar menilai jawaban Kapten KMP Sumut II Dony Max Silalahi kepada wartawan di Simanindo Kabupaten Samosir, terkait alasan cuaca buruk sehingga harus meninggalkan ratusan korban, jelas tidak logis dan tergolong kejahatan kemanusiaan. Politisi Partai NasDem itu pun berjanji akan memanggil RDP semua Direksi PT PSU sekaligus menuntut pencopotan nakhoda, kapten bahkan pencabutan lisensi pelayaran pejabat-pejabat KMP Sumut II. "Mereka kok bisa tega ya membiarkan manusia meregang nyawa di dalam air ? Gak masuk akal sikap mereka. Saya minta Direksi PT PSU mencopot semua pejabat KMP Sumut II yang abai saat itu. Cabut lisensi pelayaran mereka," imbau Nezar dengan nada tinggi. Bila Direksi PT PSU tidak bersikap, Nezar menyerukan Pj Gubsu mencopot semua Direksi PT PSU.

     

    Berdasarkan rekaman video yang viral beredar, ungkap wakil rakyat membidangi hukum/pemerintahan tersebut, Kapten KMP Sumut II telah membuktikan dirinya sebagai raja tega karena pergi begitu saja membiarkan ratusan manusia menjerit-jerit minta tolong. Nezar pun mengistilahkan sosok Kapten KMP Sumut II adalah pembunuh berdarah dingin. "Keputusan di KMP Sumut II ditangan Kapten, jadi dia yang paling bertanggungjawab. Saya minta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan kelalaian. Investigasi seluruh persyaratan, kelaikan maupun lisensi seluruh awak KMP Sumut II. Ada unsur kelalaian sesuai Pasal 359 KUHP sehingga nyawa orang melayang. Ancaman hukumannya 5 tahun penjara," ingat Nezar.

     

    Tegakkan UU No 17/2008

     

    Pada sisi lain, Nezar mengimbau pemerintah dan aparat terkait serius menegakkan UU No 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Dia menyebut, konsiderans UU secara tegas menyatakan "pelayaran merupakan satu kesatuan sistem yang terdiri atas angkutan di perairan, kepelabuhanan, keselamatan, keamanan serta perlindungan lingkungan maritim". Merujuk UU tersebut, lanjut Nezar lagi, selain tanggungjawab nakhoda dan pemilik kapal, maka pihak Syahbandar, Bupati, Gubernur, Menteri Perhubungan dan Basarnas juga bisa dituntut pertanggungjawaban dalam setiap musibah pelayaran. Bagi Nezar, Pasal 258 UU No 17 tahun 2008 menuntut tanggungjawab pemerintah melaksanakan pencarian terhadap korban kecelakaan/musibah pelayaran. "Sekarang sejauh mana tanggungjawab mereka atas tragedi KM Sinar Bangun ? Sanggupkah nakhoda atau Kapten KMP Sumut II itu menjalani hidup setelah keputusan salahnya meninggalkan ratusan korban macam benda mati," sindir Legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut I Kec Medan Amplas, Medan Kota, Medan Denai, Medan Area, Medan Perjuangan, Medan Tembung, Medan Timur, Medan Deli, Medan Marelan, Medan Labuhan dan Kec Medan Belawan ini, sembari mendoakan keluarga korban tetap tabah menghadapi musibah. Terpisah, www.MartabeSumut.com mengkonfirmasi dugaan kelalaian Kapten KMP Sumut II kepada Direksi PT PSU Tasimin Pendi Syahputra, Sabtu (23/6/2018) pukul 16.30 WIB. "Sebentar ya Bang, saya lagi ada acara," ucap Tasimin melalui jejaring pesan WhatsApp. Namun sayang, hingga berita ini diturunkan, Tasimin tak kunjung memenuhi janjinya memberi konfirmasi. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER