Selasa

16 Okt 2018

Pengunjung Hari Ini : 269,   Bulan Ini : 39.632
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Minggu, 20 Mei 2018 | 13:56 WIB

    Telah dibaca 184 kali

    Panggil Perusahaan Besar di Medan, DPRDSU Tegaskan Pengadaan & Pengelolaan Air Dikuasai Negara

    Budiman Pardede
    Komisi C DPRDSU saat RDP bersama PDAM Tirtanadi Sumut, Citra Land dan Podomoro, Rabu siang (16/5/2018) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) memanggil RDP 3 perusahaan besar yang beroperasi di Kota Medan dan sekitarnya, Rabu siang (16/5/2018) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. Ke-3 perusahaan tersebut diantaranya: PT Pelindo I, PT Sinar Menara Deli (Podomoro) dan PT Citra Land. Direksi PDAM Tirtanadi Sumut juga hadir selaku pihak yang terkait dalam pengadaan air bersih serta pengelolaan air limbah perusahaan.

     

    Pantauan www.MartabeSumut.com, rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi C DPRDSU Zeira Salim Ritonga, SE. Tampak Direksi PDAM Tirtanadi Sumut Sutedi Raharjo, ST dan Ir. Delviandri, M.Psi. Sementara PT Sinar Menara Deli Podomoro diwakilai Manager HRD Anggiat Sihombing dan Manager Project Ivan Sitepu. Sedangkan PT Perumahan Citra Land dihadiri Deny Hutagaol selaku Penjab Infrastruktur/Perumahan. Kendati tak 1 pun pejabat PT Pelindo datang, Zeira akhirnya mengeluarkan 3 rekomendasi yang perlu ditindalkanjuti para pihak. Meliputi, pertama, DPRDSU meminta pengusaha/pengembang di Kota Medan dan Kab Deli Serdang bekerjasama dengan PDAM Tirtanadi Sumut terkait pengadaan air minum serta pengelolaan air limbah perusahaan. Kedua, DPRDSU akan meninjau operasional PT Pelindo sebab ada indikasi menjual air dan memakai air tanpa regulasi yang diatur UU. "Kami segera kunjungan lapangan melihat PT Pelindo," kata Zeira. Ketiga, Komisi C DPRDSU mendorong PDAM Tirtanadi Sumut mengembangkan bisnis secara sehat.

     

    Air Dikuasai Negara

     

    Zeira mengatakan, pada dasarnya PDAM Tirtanadi Sumut siap memasok air bersih kepada perusahaan yang beroperasi di Medan atau wilayah tertentu.. Menurut dia, dalam UUD 1945 Pasal 33 dan PP No 16/2005 menyatakan bahwa air salah satu kekayaan alam yang dikelola negara/pemerintah baik BUMN atau BUMD. "Pihak perumahan Citra Land harus memperhatikan regulasi tersebut. Khususnya izin Air Permukaan Umum (APU) yang dikeluarkan Pemprovsu. Lalu izin Air Bawah Tanah (ABT) yang dikeloal kab/kota. Sumber daya air harus ada kontrol pemerintah. Termasuk pengelolaan limbah air. Kita takut perusahaan akan menabrak regulasi. Makanya DPRDSU muncul sebagai pengawas," terang Zeira, sembari memastikan, pengadaan air di perumahan Citra Land dikomersialkan sehingga kontribusi ke PAD patut ditagih.

     

    Menanggapi hal tersebut, Manager HRD PT Sinar Menara Deli Podomoro Anggiat Sihombing mengungkapkan, pihaknya masih tahap pembangunan dan telah berkerjasama dengan PDAM Tirtanadi Sumut. "Berapa kapasitas dan kebutuhan air, sedang kami rencanakan," ujarnya. Penjab Infrastruktur/Perumahan PT Perumahan Citra Land Deny Hutagaol mengaku belum bekerjasama dengan Tirtanadi Sumut sebab membuat sendiri sumber pengelolaan air yang diambil dari sungai. "Kami telah membangun 1.609 perumahan dan ruko.  Sdh dihuni 280 KK. Tahun 2013 kita sudah mulai bangun rumah. Kami membangun sendiri pengelolaan air," akunya. Bagi Deny, project perumahan Bagya City Citra Land saat ini merupakan yang kedua setelah Citra Garden di kawasan Padang Bulan Medan. Menurut dia, project tahap berikutnya akan membangun 1.500 unit rumah lagi. Biaya membuat WTP (mesin pengelolaan air) yang sempurna disebutnya butuh dana besar. Minimal Rp. 20 Miliar dengan waktu cukup lama untuk pengelolaan air sungai sampai ke perumahan melalui mesin WTP mini. "WTP mini perusahaan yang sudah ada tak mungkin kami tutup. Tapi soal ABT, kami akan ikut regulasi pemerintah," tegasnya, sambil menyatakan secepatnya bertemu manajemen PDAM Trtanadi Sumut. Dirut PDAM Tirtanadi Sumut Sutedi Raharjo berpendapat, Tirtanadi merupakan perusahaan daerah bersifat public service obligasi. PT Citra Land dan PT Pelindo diharapnya menjadi pelanggan air termasuk semua usaha besar lain. Sutedi membeberkan, rencana bisnis Tirtanadi Sumut 2015-2020 adalah memberi pelayanan. Dia mencontohkan, Bandara Kuala Namu telah memperoleh supply air dari Tirtanadi. Sedangkan Podomoro City sudah memasang instalasi air. "Limbah Podomoro bisa kita kelola. Daerah Kesawan itu limbahnya kita yang kelola kok. Pelindo dan Bagya City Citra Land kita harap jadi pelanggan. Peran usaha besar berkontribusi termasuk bila ingin mengelola air limbah," tutup Sutedi. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER