Kamis

19 Jul 2018

Pengunjung Hari Ini : 892,   Bulan Ini : 33.800
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Kamis, 12 April 2018 | 00:01 WIB

    Telah dibaca 149 kali

    Soal Relokasi Mesjid Amal Silaturahim, Komisi A DPRDSU Keluarkan 5 Rekomendasi

    Budiman Pardede
    RDP Komisi A dan D DPRDSU membahas penolakan relokasi Mesjid Amal Silaturrahim, Selasa siang (10/4/2018) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan Komisi A dan D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU), Selasa siang (10/4/2018), mengeluarkan 5 rekomendasi seputar rencana relokasi Mesjid Amal Silaturahim yang terletak di Kawasan Mega Mas Jalan Timah Putih Kel Sukarame II Kec Medan Area.

     

    Pantauan www.MartabeSumut.com, RDP dihadiri anggota Komisi D DPRDSU H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, angggota Komisi A Ir Doli S Siregar, Sarma Hutajulu, SH, FL Fernando Simanjuntak, SH, MH, Ikrimah Hamidy dan Irwan Amin. Rekomendasi RDP dibacakan Ketua Komisi A DPRDSU HM Nezar Djoeli, ST. Diantaranya, pertama, DPRDSU meminta Perum Perumnas tidak menggusur dan menggeser mesjid sampai ada regulasi baru dari pemerintah/kementerian terkait. Kedua, Komisi A DPRDSU akan Kunker ke Kementerian Agama, PUPR dan BUMN. Ketiga, patuh pada pemerintah sesuai UU No 41/2004 Pasal 67 ayat 1-3 tentang Badan Wakaf Islam demi kondusifitas umat beragama. Keempat, rencana membentuk Pansus DPRDSU soal rumah ibadah dan Peraturan Daerah (Perda) rumah ibadah. Kelima, memohon kepada MUI Medan dan MUI Sumut agar secepatnya mensertifikasi semua mesjid yang ada di Provinsi Sumut. "UU No 41/2004 Pasal 67 ayat 1-3 tentang Badan Wakaf Islam jelas menyatakan bahwa mesjid yang berada di tanah wakaf tidak boleh digantikan peruntukannya tanpa seizin ahli waris wakaf, menteri agama, masyarakat sekitar serta orang-oarang yang berada di lingkungan suatu mesjid," cetus Nezar. Politisi Partai NasDem ini pun mendesak Perum Perumnas menjelaskan dasar pemikiran merelokasi mesjid. "Kita harap tak ada pergeseran apapun pada semua lokasi rumah ibadah. Kita bukan anti pembangunan. Apa dasar Pemko Medan membangun mesjid baru," sindir Nezar.

     

    Sebelumnya, Ketua APMAS Affan Lubis, membeberkan, tahun 1995 Walikota Bachtiar Djafaar meresmikan mesjid Amal Silaturrahim sedangkan pemerintah pusat setuju mesjid tidak akan dipindahkan. "MUI setuju tidak dipindahkan. Alas hak memang tak ada, tapi kalupun tak ada, kami rasa ini wakaf. Ada fatwa MUI Medan menyatakan, biar tak ada alas hak, maka kalo ada bangunan mesjid, ya dianggap wakaf," tegasnya. Hal senada disampaikan Ketua MUI Medan Prof M Hatta. Bagi Hatta, peletakan batu pertama pembangunan rumah susun dilakukan pada 4 April 2017. Saat hadir membacakan doa, Hatta mengaku mendengar langsung pernyataan Direktur Perum Perumnas yang menegaskan mesjid Amal Silaturrahim tidak dipindahkan tapi akan dipercantik. "Ada 4 menteri hadir waktu itu. Lalu tiba-tiba muncul keputusan Perum Perumnas yang berniat memindahkan mesjid," heran Hatta.

     

    Proyek Nasional Peremajaan Rumah Susun

     

    Sementara Manager Proyek Peremajaan Rumah Susun Sukaramai Perum Perumnas, Junfri Siagian, berpendapat, pemerintah melalui Perum Perumnas memiliki proyek strategis nasional pembangunan rumah susun di kawasan Sukaramai Megamas. Proyek disebutnya yang pertama kali di indonesia. "Namanya proyek peremajaan rumah susun. Mesjid berada di tanah milik Perumnas. Kami punya sertifikat Hak Penggunaan Lahan (HPL)," ungkap Junfri. Pengamatan www.MartabeSumut.com di lokasi proyek, kegiatan peremajaan rumah susun nyaris 60 persen telah rampung. Hanya beberapa rumah susun lama saja yang belum dibongkar atau dibangun. Sedangkan Mesjid Amal Silaturahim yang baru sudah hampir selesai di Jalan AR Hakim atau persisnya sekira 50 Meter dari bangunan mesjid lama. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER