Senin

15 Okt 2018

Pengunjung Hari Ini : 3.508,   Bulan Ini : 39.332
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Minggu, 8 April 2018 | 00:03 WIB

    Telah dibaca 252 kali

    Hanguskan Kuota Internet & Curangi Pelanggan di Medan, PT Smartfren Tbk akan Digugat

    Redaksi
    BP, konsumen Smartfren saat menyampaikan komplain ke pegawai Smartfren, Sabtu siang (7/4/2018) di kantor Smartfren Jalan Monginsidi Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    BP, salah satu warga Medan menjadi korban kecurangan PT Smartfren Tbk. Pasalnya, selaku konsumen PT Smartfren, BP memastikan provider (penyedia) kartu dan kuota internet itu telah merampas hak-haknya dengan menghanguskan kuota/paket secara sepihak. Fakta tersebut diketahui BP pada Sabtu (7/4/2018) pukul 00.00 WIB. Menurut BP, kartu internet miliknya bernomor 0882-620-53257 dan dipakai aktif sejak 16 Agustus 2017. Sedari memakai kartu tersebut, PT Smartfren menyatakan sistem akumulasi (penambahan) kuota/paket data internet akan terjadi setiap bulan sepanjang diisi ulang sebelum jatuh tempo. Namun bila lewat jatuh tempo pengisian kuota, maka kuota lama akan hangus secara otomatis.

     

    Dari awal memakai kartu internet bernomor 0882-620-53257 (16 Agustus 2017) atau persisnya 8 bulan pemakaian, BP selalu mengisi kuota sebelum habis jatuh tempo. Pada Sabtu (7/4/2018) pukul 17.00 WIB, BP kembali melakukan pengisian kuota ke konter Smartfren di Jalan Monginsidi. Sebab limit kuota akan berakhir pukul 23.59 WIB. Saat itu kuota yang dimiliki BP mencapai 17,07 Giga Bite (GB). Kuota internet tersebut murni paket data dan bukan paket internet malam atau paket akses pesan. Nah, ketika mengajukan pengisian kuota senilai 16 GB, BP terkejut karena akumulasi kuota tidak terjadi seperti selama ini. Kuota/paket data lama yang dimilikinya tetap menunjukkan angka 17,07 GB. Sementara pertambahan 16 GB muncul untuk pemakaian kuota baru, internet malam serta akses pesan dengan limit akhir 6 Mei 2018. BP pun mempertanyakan kepada petugas konter bernama Alvionika. Menurut Alvionika, PT Smartfren memang menghentikan sistem akumulasi. BP protes lantaran tidak pernah diberitahu pihak Smarfren. Dia memaklumi bila memang kebijakan PT Smartfren. Tapi BP mempertanyakan kuota/data lama (17,07 GB). "Kuota lama saya 17,07 GB tidak hilang kan ? Hak saya sejak 8 bulan lalu sampai sekarang," cetusnya. Alvionika menyatakan kuota lama akan hilang sesuai limit akhir pukul 23.59 WIB. Saat itu BP tidak menanggapi lagi sebab ingin melihat bukti pada pukul 23.59 WIB.

     

    Smartfren Hanguskan Kuota 17,07 GB

     

    Tepat hari Sabtu (7/4/2018) pukul 00.00 WIB, BP sangat terkejut. Kuota miliknya 17,07 GB hilang begitu saja. Yang tersisa hanya kuota 16 GB yang dibeli pada Jumat sore sebelumnya. Kesal dengan fakta tidak adil itu, BP mendatangi lagi konter PT Smartfren di Jalan Monginsidi, Sabtu (7/4/2018) pukul 12.05 WIB. Dia memprotes sikap manajemen PT Smarfren yang dianggap tidak adil dan merampas hak-hak konsumen. "Saya beli dan kumpulkan kuota itu sejak 8 bulan lalu. Kalian tidak beri informasi apapun kepada saya soal penghentian akumulasi. Harusnya kalian kasih tahu kepada konsumen sejak 2-5 bulan lalu. Kalau kalian hentikan akumulasi, saya bisa terima dan silahkan saja. Tapi apa dasar kalian merampas dan menghanguskan kuota/paket data lama yang saya beli/kumpulkan sejak 8 bulan silam," geram BP. Di depan petugas konter Gita Tritanti Kartika, BP menegaskan, seharusnya PT Smartfren membiarkan konsumen menghabiskan kuota/paket data lama yang dimiliki. "Kok malah kalian hanguskan ? Saya membeli, bukan mengemis kuota dari Smartfren," ucap BP dengan nada tinggi. Lucunya, petugas konter Gita Tritanti Kartika justru menanggapi konyol. Dia berdalih, informasi penghentian akumulasi bisa disikapi dengan menghabiskan kuota/paket data lama yang tersisa. "Semalam kan sudah dikasih tahu Pak. Ya kan bisa dihabiskan dengan memakai internet atau men-download apa saja," ujar Gita enteng. BP kembali mencecar Gita. "Anda fikir kerja saya mendownload internet ya ? Anda fikir kuota 17,07 GB itu sedikit ya ? Kembalikan kuota saya, kalian telah curang kepada konsumen. Kalo tidak, saya gugat Smartfren secara hukum," ancam BP. Gita terdiam dan kelabakan merespon. Dia pun membuat laporan resmi ke Jakarta atas keluhan tersebut. "Senin 9 April 2018 kami telepon bapak ya," janji Gita terbata-bata.(MS/RED)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER