Sabtu

18 Nov 2017

Pengunjung Hari Ini : 3.751,   Bulan Ini : 72.806
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Selasa, 17 Oktober 2017 | 00:02 WIB

    Telah dibaca 132 kali

    Disangka Calo Karcis, Penumpang Sesalkan Perlakuan Kasar Petugas Keamanan Stasiun Kereta Api Medan

    Redaksi
    Kepala Stasiun KAI Divre I Sumut Leno (angkat tangan) dan Manajer Humas Ilud Siregar saat dikonfirmasi, Sabtu siang (14/10/2017) di Stasiun KA Jalan Kereta Api Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Awi, salah satu penumpang Kereta Api (KA) Sri Lilawangsa jurusan Medan - Binjai kecewa. Pasalnya, saat akan berangkat dari Medan menuju Binjai dari Stasiun KA Jalan Kereta Api Medan, Kamis (12/10/2017) sekira pukul 16.00 WIB, beberapa petugas keamanan stasiun bersikap kasar dan memperlakukannya kurang sopan. Alasannya cukup sederhana. Awi disangka calo karcis yang sedang menjalankan operasi.

     

    Kepada www.MartabeSumut.com, Jumat siang (13/10/2017) di Medan, Awi mengungkapkan, beberapa menit sebelum berangkat dari Medan ke Binjai, dirinya memegang 3 karcis yang dipesankan oleh 2 orang teman. Namun lantaran ke-2 teman membatalkan keberangkatan karena alasan urusan mendadak, Awi pun menjual karcis tersebut kepada orang lain yang kebetulan juga dikenalnya.  "Saat itulah saya diamankan petugas. Lalu seluruh badan saya diperiksa. Saya diintimidasi dan dituduh calo," sesalnya. 

     

    Merasa bukan calo tiket, Awi mencoba protes dan menjelaskan duduk persoalan. Tapi petugas tidak peduli dan justru bersikap kian beringas. "Masak mereka paksa saya mengaku calo ? Bahkan ada petugas keamanan mengancam sambil mengatakan jangan sampai kaki ini mendarat di kepalamu," beber Awi. Setelah hampir 30 menit tidak menemukan bukti, petugas akhirnya melepaskan Awi. "Saya sesalkan sikap buruk petugas keamanan. Saya harap pimpinan PT KA menindak petugas keamanan yang arogan, bersikap buruk serta kurang elegan menjalankan tugas," pintanya.

     

    PT KAI Minta Maaf

     

    Menanggapi persoalan itu, www.MartabeSumut.com menemui Leno, Kepala Stasiun PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumut di Medan, Sabtu siang (14/10/2017) di Stasiun KA Jalan Kereta Api Medan. Didampingi Manajer Humas Ilud Siregar, Leno membenarkan insiden yang terjadi pada  Kamis 12 Oktober 2017 pukul 15.10 WIB. Leno menjelaskan, awalnya Awi akan berangkat memakai KA Sri Lilawangsa rute Medan - Binjai. "Setelah diperiksa, gak ada indikasi calo. Mungkin petugas kita selektif aja sebab sering mendengar banyak calo. Petugas kami punya tupoksi memantau calo-calo," ucapnya. Leno memastikan, pemesanan tiket KA Sri Lilawangsa harus di loket resmi stasiun. Dan ketika ada yang mencurigakan, SOP petugas keamanan stasiun segera memanggil, mendatangi dan mempertanyakan. "Petugas selalu memantau praktik indikasi percaloan di luar loket resmi. Kita segera cek unit pengamanan stasiun yang sempat memeriksa Awi. Mohon maaf bila ada perlakukan buruk petugas kami. Kita akan tindak yang menyalahi SOP," janjinya. Leno pun mengakui telah menemui Awi dan mengganti tiket Awi yang hangus lantaran insiden tetsebut. Leno membeberkan, belakangan ini muncul info dari penumpang bahwa banyak calo berkeliaran menjual tiket Rp. 10-15 ribu. Padahal tiket resmi sudah habis dijual di loket. "Sekali lagi kami mohon maaf bila ada penumpang yang kurang nyaman akibat perlakuan petugas keamanan," ujar Leno.

     

    Pada sisi lain, www.MartabeSumut.com mempertanyakan pula beberapa keluhan penumpang atas pelayanan publik di perusahaan milik BUMN ini. Diantaranya indikasi pelayanan petugas keamanan arogan terhadap penumpang/keluarga pengantar, pemakaian toilet yang mewajibkan KTP dititip, penumpang yang sering berebutan naik, antrean panjang di loket tiket, pengaturan waktu wisata rombongan siswa TK/SD, kondektur yang tidur tanpa memeriksa tiket hingga keberadaan sosok petugas keamanan untuk setiap keberangkatan KA. Menyahutinya, Manajer Humas Ilud Siregar mengucapkan terimakasih. "Semuanya telah diatur oleh SOP. Namun kalo ada yang kurang berkenan sehingga membuat penumpang tak nyaman, kami mohon maaf ya," tutup Ilud Siregar. (MS/RED)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER