Sabtu

18 Nov 2017

Pengunjung Hari Ini : 3.752,   Bulan Ini : 72.807
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Senin, 16 Oktober 2017 | 00:06 WIB

    Telah dibaca 187 kali

    Siswa Siluman SMAN/Dugaan Pungli Kepsek: Gubsu & Kapoldasu Diimbau Periksa Kadis Pendidikan Sumut

    Budiman Pardede
    Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis (kiri) dan anggota Komisi A DPRDSU Fanotona Waruwu saat dikonfirmasi di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi harus bertindak menyelesaikan temuan Ombudsman Sumut terkait ratusan siswa siluman di SMAN 2 dan SMAN 13 Medan pada Selasa 29 Agustus 2017. Sebab, bila Gubsu membiarkan penyimpangan terjadi pasca-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online SMAN/SMKN di Sumut tahun 2017, maka kelak jadi percontohan buruk yang mencoreng dunia pendidikan. Sementara Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Paulus Waterpauw sudah saatnya menurunkan tim menyelidiki dugaan praktik pungutan liar (Pungli) Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis dan unsur pejabat Dinas Pendidikan yang terlibat mengutip uang dari orangtua siswa bahkan Kepala Sekolah (Kepsek) di kab/kota Sumut.

     

    Permintaan tersebut dilontarkan anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Fanotona Waruwu kepada www.MartabeSumut.com, Minggu siang (15/10/2017). Berbicara melalui saluran telepon, legislator membidangi hukum/pemerintahan itu mengaku iba dengan aksi demonstrasi massa, orangtua dan elemen masyarakat yang menyampaikan aspirasi ke DPRDSU, Dinas Pendidikan Sumut hingga ke kantor Gubsu, belum lama ini. Fanotona mencontohkan, unjukrasa ratusan orang dari Kesatuan Mahasiswa Penyelamat Pendidikan (KMPP) dan orangtua siswa ke gedung DPRDSU, Senin (25/9/2017), sebenarnya kategori masalah berskala prioritas primer yang patut disikapi cepat oleh Gubsu maupun Kapoldasu. Politisi Partai Hanura tersebut menilai, kasus siswa siluman/kelas tambahan urgen diusut sampai akar-akarnya. Sebab, selain menyangkut marwah dunia pendidikan dan merusak psikologi anak didik selaku generasi penerus bangsa, wibawa pemerintahan Provinsi Sumut juga dipertaruhkan. "Jangan remehkan kasus 180 siswa siluman di SMAN 2 Medan dan 72 siswa di SMAN 13 Medan. Kadis Pendidikan Sumut gagal menjalankan fungsi saat PPDB Online 2017. Buktinya masih muncul permainan sekolah atau oknum-oknum tidak bertanggungjawab. Makanya Gubsu kita dorong bijaksana menyelesaikan. Jangan didiamkan, ditanggapi sebatas administratif apalagi cuma diproses secara politis," ingat Fanotona. Dia pun berharap Gubsu mengambil tindakan tegas tatkala menemukan penyimpangan PPDB Online dan praktik Pungli terhadap Kepsek SMAN/SMKN di Sumut yang diduga dilakukan Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis dan jajaran pejabat Dinas Pendidikan Sumut. "Kalo dibiarkan, bisa-bisa mempengaruhi citra positif Gubsu yang telah baik selama ini. Kemudian akan menghancurkan etika birokrasi pemerintahan Sumut dari sisi kelembagaan. Gubsu perlu menjawab tuntas 2 kasus itu kepada publik Sumut maupun orangtua siswa," cetus Fanotona.

     

    Ada Indikasi Perbuatan Jahat

     

    Wakil rakyat asal Dapil Sumut VIII Kepulauan Nias ini juga melihat indikasi kuat terjadinya perbuatan jahat praktik Pungli, grativikasi, kolusi serta korupsi di Dinas Pendidikan Sumut. Artinya, Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw sudah bisa menurunkan tim untuk memeriksa bahkan menyelidiki indikasi Pungli dan korupsi Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis dan pejabat Dinas Pendidikan Sumut. Fanotona percaya, kasus ratusan orangtua yang dirugikan serta ratusan siswa siluman di SMAN 2 dan SMAN 13 Medan mustahil tanpa setoran. "Mana ada makan siang gratis bos. Pak Arsyad itu pintar dan cerdas. Tapi sayang, dia tidak menggunakan kepintaran untuk kebaikan pendidikan melainkan menyusahkan warga dan membuat rakyat Sumut kecewa. Dugaan Pungli orangtua siswa siluman disebut Fanotona sejalan dengan indikasi setoran wajib Kepsek SMAN/SMKN dari kab/kota Sumut. "Kepsek dintimidasi/diancam akan dicopot bila tidak setor kepada Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis," singkap Fanotona, sembari menyarankan Kapoldasu segera menjajaki kenaikan harta kekayaan Arsyad Lubis. Merujuk info yang diperoleh dari konstituen, timpal Fanotona lebih jauh, kenaikan harta Arsyad Lubis diperkirakan mencapai 1.000 persen. "Kan bukan mustahil kekayaannya dari hasil uang kejahatan dan telah dialihkan kemana-mana? Kalau polisi serius menyelidiki, saya optimis akan tercium pelanggaran baru praktik money laundering (pencucian uang)," terangnya. Fanotona memastikan, apa-apa yang disampaikan semata-mata didasari kepentingan pendidikan Sumut kedepan, nama baik dunia pendidikan, etika birokrasi Pemprovsu serta penegakan hukum. "Saya meletakkan asa besar di pundak polisi agar jujur menyelidiki dugaan Pungli, korupsi dan pencucian uang. Kemungkinan besar dilakukan Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis sejak PPDB Online 2017, munculnya ratusan siswa siluman hingga dugaan kutipan setoran dari Kepsek SMAN/SMKN di Sumut," yakin Fanotona diakhir percakapan. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER