Selasa

12 Des 2017

Pengunjung Hari Ini : 2.235,   Bulan Ini : 41.426
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 11 Oktober 2017 | 00:05 WIB

    Telah dibaca 167 kali

    Poldasu Rilis Tim Berantas Kejahatan, Aparat & Pemerintah Harus Penuhi Hak Rakyat Peroleh Rasa Aman

    Budiman Pardede
    Anggota DPRDSU H Syamsul Qodri Marpaung, Lc (kiri) dan Dr Januari Siregar, SH, MHum saat diwawancarai di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (10/10/2017). (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Dr Januari Siregar, SH, MHum dan H Syamsul Qodri Marpaung, Lc, mengapresiasi Surat Perintah Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Paulus Waterpauw Nomor Sprin/1871/X/2017 tentang pembentukan tim pemberantasan judi, premanisme, begal dan Narkoba di seluruh Polres se-jajaran Poldasu. Namun ke-2 legislator mengingatkan agar tim tidak sekadar formalitas tapi benar-benar peduli menjalankan tupoksi untuk memenuhi hak rakyat memperoleh rasa aman.

     

    Dikonfirmasi www.MartabeSumut.com, Selasa siang di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Dr Januari Siregar dan Syamsul Qodri Marpaung mengajak polisi dan masyarakat bersatu padu melawan praktik judi, premanisme, begal dan Narkoba di penjuru Sumut. Januari mengatakan, kejahatan yang marak akhir-akhir ini di Medan dan daerah lain memerlukan semangat menghidupkan kembali Siskamling. Politisi PKPI itu meniai, tindak pidana tidak bisa hanya mengandalkan aparat keamanan melainkan butuh partisipasi aktif warga. "Ayo aktifkan lagi Siskamling. Masyarakat jangan pula menunjukkan sikap ketidakmanusiaan terhadap pelaku kejahatan. Jangan bunuh, siksa apalagi direkam dan dishare ke publik. Gak baik sekali jadi dicontoh generasi," terang anggota Komisi A membidangi hukum/pemerintahan ini. Kepada tim aparat kepolisian yang telah dibentuk, Januari berpesan agar lebih peduli menjalankan tupoksi. "Jumlah tim bisa saja sedikit dan tidak sebanding. Intinya beri rasa aman untuk rakyat melalui perwujudan tugas tanpa pamrih," imbau Januari, sembari meminta Pemko dan Pemkab mendukung penuh melalui sarana dan fasilitas pendukung.

     

    Polisi dan Pemerintah Duduk Bersama

     

    Hal senada dilontarkan Syamsul Qodri Marpaung. Bagi Wakil Ketua Komisi A DPRDSU itu, aparat polisi dan pemerintah perlu duduk bersama membahas program penanganan kejahatan yang gencar terjadi di kawasan publik. Politisi PKS ini mencontohkan, aksi jambret, perampasan, perampokan dan begal yang marak terjadi di Kota Medan mengindikasikan gagalnya pihak pemerintah maupun aparat kepolisian. Artinya, terang Syamsul Qodri, sebanyak apapun tim yang dibentuk Kapoldasu, semua akan sia-sia bila semangat aparat cuma basa-basi alias seperti pemadam kebakaran. "Ada kejadian baru polisi sibuk tak menentu (STM). Dulu daerahku ini tidak begitu. Sekarang kenapa? Berarti aparat dan pemerintah perlu mengevaluasi kinerja sendiri. Kenapa hak rakyat mendapat rasa aman dan nyaman diabaikan," tegasnya. Oleh sebab itu, Syamsul Qodri menyarankan didudukkan sistem pengamanan yang tidak berperilaku STM seperti petugas pemadam kebakaran. "Jadi semenjak dini telah ada ukuran baku sistem pengamanan daerah yang dirancang pemerintah kab/kota dan polisi. Misalnya Polsek, apa kerja mereka ? Patroli dong ke titik-titik rawan Narkoba, judi, begal dan premanisme. Masak polisi di Medan tak tahu sarang Narkoba berada di kawasan hiburan," sindirnya tersenyum. 

     

    Nomor Hp Polisi Bila Timbul Kejahatan di Medan

     

    Seperti diketahui, 4 tim yang dibentuk Kapoldasu berada di jajaran Polres meliputi: tim I pemberantasan judi (28 personel), tim II pemberantasan premanisme (26 personel), tim III pemberantasan Begal (57 personel) serta tim IV memberantas Narkoba (44 personel). Sementara Poldasu melansir, apabila ada gangguan mulai pukul 21.00 WIB s/d 05.00 WIB, tim satgas Kota Medan anti begal pimpinan Kompol Azuar, SH, MH, siap melayani dan mencegah terjadinya tindak pidana. Berikut no Hp 12 polisi yang bisa dihubungi: Aiptu Pongki (081370630708), Bripka Jefri Hutabarat (085297101996), Bripka Jenli Damanik (08126418179), Bripka Harry Teguh (085262781545), Bripka Eben Ezer (081360885925), Bripka Ali Hendra (085297025258), Brigadir M Fahri (08126472829), Brigadir MH Bakti (081396464646), Brigadir Sadat Romulo (081360835406), Brigadir Franseda (082274036717), Brigadir Fredi (081362722986) dan Briptu Ade Putra (081360909148). (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER