Kamis

23 Mei 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Selasa, 15 Agustus 2017 | 00:00 WIB

    Telah dibaca 797 kali

    Rony Situmorang Protes Pergantian AKD FP-Demokrat, Paripurna DPRDSU Banjir Interupsi

    Budiman Pardede
    Anggota DPRDSU FP-Demokrat Rony R Situmorang (baju putih) interupsi menolak pergantian AKD FP-Demokrat, Senin (14/8/2017) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) banjir interupsi, Senin (14/8/2017) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. Pasalnya, beberapa legislator menolak agenda pergantian Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dari FP-Demokrat karena dinilai belum tuntas dibahas dalam Badan Musyawarah (Banmus) DPRDSU.

     

    Pantauan www.MartabeSumut.com, agenda Paripurna yang terjadwal seharusnya penyampaian nota jawaban Gubsu terkait pemandangan umum anggota Dewan atas nama Fraksi terhadap Ranperda tentang revisi Perda No 5/2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provsu tahun 2013-2018. Nah, ternyata dalam forum Paripurna muncul agenda baru pergantian AKD dari FP-Demokrat. Sidang yang dihadiri Gubsu HT Erry Nuradi dan Wagubsu Nurhajizah Marpaung itu tentu saja mulai ricuh.

     

    Banjir Interupsi

     

    Adalah anggota DPRDSU FP-Demokrat Rony R Situmorang, SH, yang memprotes agenda kedua. Dia mengatakan, surat dari Partai Demokrat Sumut soal pergantian struktur FP-Demokrat DPRDSU telah dikirim ke pimpinan Dewan, FP-Demokrat dan Sekretariat DPRDSU. "Apa sudah diproses? Karena fraksi di DPRD itu dibentuk oleh partai politik. Mohon disikapi apakah surat partai kami sudah diproses," tanya Rony, menginterupsi pimpinan sidang. Rony pun mempertanyakan legitimasi pergantian AKD dari FP-Demokrat sementara struktur FP-Demokrat di DPRDSU telah diganti Partai Demokrat Sumut. "Apa dasarnya sehingga surat Partai Demokrat tidak dipedulikan pimpinan Dewan," cecar Rony lagi.

     

    Pendapat Berbeda

     

    Menanggapi interupsi Rony, pendapat berbeda disampaikan anggota DPRDSU FP-Demokrat Mustofawiyah Sitompul. "Saya tidak mau meludahi muka saya sendiri. Kalo ada anggota kami yang mau meludahi mukanya sendiri, silahkan. Tapi ini masalah internal kami," ujarnya. Anggota DPRDSU FP-Demokrat Arifin Nainggolan mengatakan, surat pimpinan DPD Partai Demokrat kepada fraksi harus disikapi pimpinan sidang secara tegas. Pimpinan Sidang Ruben T menyahuti, dirinya hanya meminta persetujuan soal 2 agenda Paripurna. "Saya tidak mau membahas masalah internal Demokrat," katanya. Rony Situmorang kembali protes. "Saya mohon agenda pergantian AKD dipending supaya bisa kami bahas internal," pinta Rony. Interupsi lain mengalir dari anggota DPRDSU F-PDIP Analisman Zaluchu. Dia memastikan, kalau pun agenda perubahan AKD dilakukan, seyogianya dituntaskan dulu agenda pertama. "Baru berikutnya kita bahas agenda kedua," imbaunya. Pimpinan sidang mencoba mengetuk palu sambil meminta persetujuan kepada peserta Paripurna. "Apakah Anda setuju kedua agenda ini," cetusnya, diikuti jawaban peserta rapat yang mengatakan setuju dan tidak setuju. "Agenda AKD dipending saja dulu pimpinan," kembali Rony Situmorang interupsi.

     

    Interupsi Kian Banjir

     

    Masih berdasarkan pantauan www.MartabeSumut.com, banjir interupsi belum berhenti. Apalagi pimpinan sidang Ruben T terkesan kurang tegas menterjemahkan aspirasi namun menerima semua interupsi yang masuk. Anggota DPRDSU FP-Gerindra Ramses Simbolon tidak tinggal diam. Bagi dia, pergantian AKD menyangkut fraksi tertentu. Artinya, pimpinan Dewan harus melakukan klarifikasi ke Fraksi Demokrat. "Apakah pergantian AKD sudah memenuhi ketentuan-ketentuan sesuai Tatib," ingatnya. Sedangkan anggota DPRDSU FP-Gerindra Richard P Sidabutar menegaskan, Sidang Paripurna adalah forum pengambilan keputusan tertinggi sehingga berhak juga menegasi agenda-agenda yang akan dibahas. Anggota FP-Hanura Ebenejer Sitorus berpendapat, pimpinan sidang perlu tegas dan tidak boleh berulang-ulang mempertanyakan. "Kalo pimpinan iklas, lemparkan saja ke floor apakah agenda AKD dipending atau tidak," sindirinya. Pada pukul 12.30 WIB, pimpinan sidang akhirnya menskors Paripurna. Kemudian pukul 14.30 WIB Sidang Paripurna dilanjutkan dengan agenda mendengar penyampaian Nota yang dibacakan Gubsu dan Wagubsu. Usai agenda pertama tersebut, pimpinan sidang langsung membacakan pergantian AKD FP-Demokrat sesuai surat FP-Demokrat DPRDSU Nomor 19 tertanggal 26 juli 2017. Entah kenapa, kali ini pergantian AKD yang dibacakan pimpinan Paripurna tidak memunculkan interupsi lagi. Pergantian anggota DPRDSU FP-Demokrat mulus berlangsung sampai Paripurna ditutup. Dua anggota Dewan dari FP-Demokrat akhirnya bertukar posisi. Dari Komisi A ke Komisi C dan sebaliknya. Selanjutnya sebagai anggota Pansus PAD.

     

    Kericuhan Serupa Periode 2009 - 2014

     

    Catatan www.MartabeSumut.com, kericuhan serupa juga pernah terjadi saat Paripurna DPRDSU periode 2009-2014. Saat itu, SK pergantian pimpinan FP-Demokrat yang ditandatangani Ketua Partai Demokrat Sumut HT Milwan kandas berkali-kali tatakala akan diumumkan dalam Sidang Paripurna. Perubahan struktur Ketua FP-Demokrat Tahan Panggabean yang akan digantikan Sopar Siburian tak kunjung terjadi walau hanya sekadar diumumkan dalam forum Paripurna. Pimpinan DPRDSU yang diketuai Saleh Bangun, kala itu, terkesan pro kepada Tahan Panggabean sehingga berbagai interupsi selalu bisa dipatahkan. Alhasil, sempat ada 2 FP-Demokrat di DPRDSU. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Rony Situmorang Protes Pergantian AKD FP-Demokrat, Paripurna DPRDSU Banjir Interupsi'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER