Jumat

22 Mar 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 21 April 2017 | 00:01 WIB

    Telah dibaca 574 kali

    DPRDSU Tuding Pelayanan RSU H Adam Malik Buruk, Marsadat: Kami Menuju Taraf Internasional

    Budiman Pardede
    Juliski Simorangkir (kiri) dan Zeira Salim Ritonga saat diwawancarai di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Senin siang (17/4/2017). (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www,MartabeSumut.com, Medan

     

    Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Ir Juliski Simorangkir, MM dan anggota Komisi D DPRDSU Zeira Salim Ritonga, SE prihatin. Pasalnya, belakangan ini banyak warga mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit Umum (RSU) H Adam Malik karena lamban menangani pasien emergency berdalih kamar penuh.

     

    Kepada www.MartabeSumut.com di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Senin siang (17/4/2017), kedua legislator sepakat menuding kinerja manajemen RSU H Adam Malik tergolong buruk. Juliski Simorangkir membeberkan, masyarakat kerap mengadu kepada dirinya lantaran tidak dilayani dengan baik bahkan ada yang diabaikan. "RSU Adam Malik kan berkelas A dan merupakan rujukan utama RS pemerintah di Sumut? Masak peralatan lengkap namun faktanya menelantarkan pasien karena alasan kamar pemuh," sindir wakil rakyat membidangi kesehatan/Kesra tersebut. Alasan kamar penuh atau dalih tak masuk akal lain disebut Juliski merupakan pembenaran untuk menolak pasien. Politisi PKPI ini berharap Menkes segera mengevaluasi kinerja para tenaga medis dan manajemen RSU H Adam Malik. "BPK kita minta turun mengaudit anggaran di sana," imbau legislator asal Dapil Sumut IX Kab Taput, Kab Tobasa, Kab Humbahas, Kab Samosir, Kab Tapteng dan Kota Sibolga itu.

     

    Ada Pasien Meninggal

     

    Lebih keras lagi dilontarkan Zeira Salim Ritonga. Bagi politisi PKB tersebut, keluhan warga yang datang menyangkut keterlambatan penanganan sehingga pasien meninggal dunia. Kedepan, imbuhnya lagi, jangan sampai ada RS pemerintah/swasta menolak pasien dengan dalih kamar penuh, kurang alat hingga minim tenaga medis. "Ada yang mengadu pada saya keluarganya meninggal akibat lambat dilayani. Terima dan tangani dulu dong. Kalo kamar, tenaga medis dan peralatan kurang, ya tambahi atau lakukan pembangunan. Komisi E dan D DPRDSU mendorong Kemenkes melengkapi fasilitas yang dibutuhkan RSU H Adam Malik," ucap Zeira. Pada sisi lain, wakil rakyat asal Dapil Sumut VI Kab Labuhan Batu, Kab Labuhan Batu Utara (Labura) dan Kab Labuhan Batu Selatan (Labusel) ini juga mengimbau Gubsu membenahi serius pelayanan kesehatan rakyat saat usia Sumut telah mencapai 69 tahun. Gubsu pun diminta Zeira memperhatikan kesehatan rakyat semisal penguatan keberadaan RS Haji milik Pemprovsu. "Maksimalkan pelayanan, mantapkan SDM tenaga medis serta lengkapi alat-alat medis. Sehingga masyarakat yang sedang sakit dapat merasakan pengayoman/kehadiran negara melalui Gubsu," tutup politisi muda tergolong kritis itu.

     

    Akreditasi Internasional

     

    Terpisah, www.MartabeSumut.com mengkonfirmasi Humas RSU H Adam Malik, Marsadat, Rabu sore (19/4/2017). Menurut Marsadat, apa yang disampaikan anggota DPRDSU sangat mengejutkan. Semua keluarga Dewan yang berobat ditegaskannya telah dilayani dengan baik. "Aku heran, kami mau akreditasi bertaraf internasional loh bulan November 2017. Kenapa jadi begini ya," heran Marsadat melalui saluran telepon. Diakuinya, sekarang RSU H Adam Malik masih menjalani proses akreditasi internasional oleh lembaga akreditasi luar negeri. Soal kamar penuh, Marsadat menyatakan itu masalah situasional. Namun manajemen dipastikannya sedang giat-giat memberi pelayanan nomor satu. "Pasien yang kemari sudah melalui beberapa rumah sakit lain. Kami rujukan terakhir baru ke sini. Jadi saya bantah kalo pelayanan RSU H Adam Malik dinilai buruk," tepis Marsadat, seraya menambahkan, BPK pusat baru saja melakukan audit. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'DPRDSU Tuding Pelayanan RSU H Adam Malik Buruk, Marsadat: Kami Menuju Taraf Internasional'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER