Rabu

18 Jul 2018

Pengunjung Hari Ini : 628,   Bulan Ini : 30.372
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 2 September 2016 | 00:00 WIB

    Telah dibaca 660 kali

    Jalinsum Penuh Antrean Truk/Bus, Zeira S Ritonga Sesalkan Pertamina Tak Serius Urus BBM di Sumut

    Budiman Pardede
    Anggota DPRDSU Zeira Salim Ritonga, SE dan kemacetan ruas Jalinsum (kanan). (Foto : www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    PT Pertamina Wilayah Regional Sumut ternyata tidak serius mengurusi pelayanan bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Faktanya bisa dilihat dari peristiwa antrean kendaraan truk dan bus sepanjang 3 Km lebih di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kab Sergai hingga Kab Batu Bara. Ratusan kendaraan antre mengular panjang tatkala mengisi BBM jenis solar. Ironisnya lagi, kejadian miris itu berlangsung 3 hari berturut-turut sedari Senin-Rabu (29-31/8/2016).

     

    Penilaian kritis tersebut disampaikan Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Zeira Salim Ritonga, SE, kepada www.MartabeSumut.com, Kamis siang (1/9/2016) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. Menurut Zeira, antrean panjang truk/bus untuk mendapat BBM telah berimbas pada kerugian pengendara lain yang sedang melintas menuju Medan atau sebaliknya. Kejadian ganjil ini disebut Zeira disebabkan BBM jenis solar kosong di pusat pengisian BBM sepanjang Jalinsum. "Saya dengar dari beberapa pengendara umum, pasokan solar kurang dari Depot PT Pertamina Belawan. Makanya banyak kendaraan bus/truk mengantre BBM jenis solar," tegasnya.

     

    Politisi PKB ini melanjutkan, hasil pantuan di lapangan juga menguatkan bukti bahwa Pusat Pengisian BBM memang sengaja tutup lantaran kehabisan stok BBM solar/premium. "Pertamina harus segera direformasi. Kenapa banyak Pusat Pengisian BBM tidak menjual BBM jenis premiun dan solar ? Kenapa hanya menyediakan jenis bahan bakar lain yang harganya relatif mahal dan mengejutkan masyarakat yang ingin mengisi BBM," sesal Zeira. Apalagi, spekulasi pengalihan BBM solar dan premium dinilainya tidak diberitahukan Pertamina kepada publlik secara resmi. Legislator asal daerah pemilihan (Dapil) Sumut VI Kab Labuhan Batu, Kab Labuhan Batu Utara (Labura) dan Kab Labuhan Batu Selatan (Labusel) itu pun mencurigai adanya kesengajaan Pertamina menghentikan pasokan BBM premium/solar secara pelan-pelan dan mengganti BBM jenis lain yang lebih mahal. "Artinya, Pertamina mau menaikkan BBM secara terselubung dan diam-diam. Tentu saja menyalahi aturan dan ketentuan berlaku. Regulasi manaikkan atau menurunkan BBM diatur pemerintah," ingat Zeira, sembari meminta Presiden menegur keras manajemen Pertamina pusat selaku perusahaan monopoli penyalur BBM kepada masyarakat. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER