Jumat

22 Mar 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Selasa, 16 Agustus 2016 | 22:20 WIB

    Telah dibaca 703 kali

    54 Anggota DPRDSU Hadiri Paripurna Mendengar Pidato Kenegaraan HUT RI ke-71 Presiden Jokowi

    Budiman Pardede
    Sidang Paripurna DPRDSU Mendengar Pidato Kenegaraan HUT RI ke-71 Presiden Jokowi, Selasa pagi (16/8/2016) di gedung Dewan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Dari 98 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU), sebanyak 54 legislator menghadiri Sidang Paripurna Istimewa beragenda mendengar Pidato Kenegaraan HUT RI ke-71 Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa pagi (16/8/2016) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan.

     

    Pantauan www.MartabeSumut.com, Paripurna dimulai sekira pukul 10.30 WIB dan berakhir pukul 11.30 WIB. Ruang Sidang Paripurna didisain khusus memakai beberapa layar besar untuk melihat siaran langsung Televisi pidato kenegaraan HUT RI ke-71 Presiden Jokowi yang berlangsung di gedung DPR RI Senayan Jakarta. Tampak Gubsu HT Erry Nuradi, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Sumut, Sekwan DPRDSU Drs H Randiman Tarigan, MAP, Kepala SKPD Provsu serta ratusan undangan. Berdasarkan penghitungan www.MartabeSumut.com sebanyak 3 kali, kursi pimpinan Paripurna diisi 2 anggota Dewan sedangkan 52 lagi menempati kursi sidang.

     

    Kemerdekaan = Jembatan Kesejahteraan Rakyat


    Presiden Jokowi dalam pidatonya mengatakan, kemerdekaan yang diraih Indonesia adalah jembatan kesejahteraan rakyat, keadilan, persatuan dan perdamaian. Menurut Presiden, Indonesia perlu membangun dari Sabang - Merauke. Indonesia harus maju dan berdiri sejajar dengan bangsa lain di dunia. "Kita adalah bangsa besar dan mampu menginspirasi bangsa-bangsa lain untuk merdeka. Kabinet kerja ingin meletakkan dasar-dasar konstitusional pada tahun I. Memasuki tahun II melakukan percepatan pembangunan. Sudah 71 tahun Indonesia merdeka namun kita belum bisa memupus rantai kemiskinan, pengangguran dan kesenjangan/ketimpangan sosial," terang Presiden Jokowi, sembari menegaskan, tantangan sekarang masih sama dengan era presiden sebelumnya. Namun tantangan globalisasi saat ini disebut Presiden melibatkan antar-negara. "Pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2015 mencapai 4,92 persen dan tahun 2016 meningkat 5,18 persen. Saya ajak semua warga negara melawan aksi terorisme di bumi Nusantara yang ber-Bhineka Tunggal Ika," imbau Presiden Jokowi.


    Tiga Langkah Percepatan

     

    Presiden menjelaskan, kini pemerintah meletakkan 3 langkah percepatan pembangunan tanpa pola primordial semisal "Jawa sentris". Pertama, pembangunan Infrastruktur.  Diantaranya: jalan nasional, tol, jembatan, jalan kereta api, pelabuhan tol laut, pembangkit listrik, telekomunikasi, perumahan rakyat, waduk, konservasi lahan gambut, membangun wilayah marginal hingga amnesty pajak. Tujuannya supaya basis penerimaan semakin besar dan Indonesia harus belomba agar jadi pemenang. Kedua, kapasistas produktiftas dan SDM. Meliputi penguatan sistem pendidikan nasional, angkatan kerja, usia produktif cepat bekerja hingga sinergi antara pemerintah, industri dan perguruan tinggi. Penguatan bidang kesehatan dan pendidikan juga terus dioptimalkan. "Regulasi pemerintah banyak yang usang. Ada 3.000 Perda sudah dibatalkan. Sinkronisasi Perda bermaksud untuk kepentingan Nasional dan daerah. Perda yang dibatalkan hanya urusan perdagangan dan investasi. Semuanya wajib berada di bawah konstitusi dan kehendak rakyat yang memenuhi rasa keadilan," yakin Presiden Jokowi. Ketiga, peningkatan kualitas aparat birokrasi, TNI, Polri dan penegak hukum. Presiden mempercayai, semua aparat terkait patut bekerjasama dengan paradigma baru. "Anggaran pembangunan itu uang rakyat. Jangan lagi dikorupsi. Misalnya perjalanan dinas atau kunjungan kerja. Kalimat-kalimat bersayap dalam nomenklatur anggaran juga harus ditinggalkan. Karena tidak efisiensi dan merugikan keuangan negara," ingat Presiden Jokowi.

     

    Perlindungan WNI dan Perbatasan


    Pada sisi lain, Presiden Jokowi meyakini upaya perlindungan WNI di luar negeri perlu dimaksimalkan terus. Termasuk pemantapan kedaulatan negara dengan membangun daerah-daerah di perbatasan. Demokrasi, stabilitas politik dan HAM dianggap Presiden sudah membaik melalui kesuksesan Pilkada serentak tahun 2015 dan selanjutnya harus tetap mengawal kelancaran Pilkada serentak tahun 2017. "Saya apresiasi TNI/Polri mematahkan kelompok teroris Santoso. Tetaplah waspada. Mari kita revolusi karakter mental. Selama ini kita pesimis dan tidak sadar bahwa masalah yang muncul bersumber dari diri sendiri," ungkapnya. Presiden Jokowi pun mengajak berbagai elemen bangsa untuk bersinergi mengatasi kemiskinan, pengangguran dan kesenjangan/ketimpangan sosial. "Apapun bidang yang saudara/i geluti, lakukanlah yang terbaik. Kita sedang menuju kemajuan Indonesia Raya," tutup Presiden Jokowi, yang berpidato sekira 18 menit sejak pukul 11.00 WIB - 11.18 WIB). (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda '54 Anggota DPRDSU Hadiri Paripurna Mendengar Pidato Kenegaraan HUT RI ke-71 Presiden Jokowi'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER