Minggu

21 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Selasa, 16 Agustus 2016 | 00:01 WIB

    Telah dibaca 811 kali

    Jokowi Dijadwalkan ke Parapat, Janter Sirait Yakin ada Solusi Atasi Pencemaran Danau Toba

    Budiman Pardede
    Anggota FP- Golkar DPRDSU Janter Sirait, SE saat diwawancarai di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Senin siang (15/8/2016). (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Anggota FP-Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Janter Sirait, SE, mengatakan, rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Karnaval Danau Toba di Balige dan Parapat pada 22 Agustus 2016 diharapkan membawa solusi mengatasi pencemaran air Danau Toba. "Pak Presiden kita yakini mampu melahirkan kebijakan bernas dalam mewujudkan kualitas air Danau Toba. Instruksi beliau ditunggu rakyat Sumut membereskan limbah rumah tangga, kapal, hotel, industri bahkan limbah kotoran ternak akibat aktivitas usaha komersial," ucap Janter Sirait kepada www.MartabeSumut.com, Senin siang (15/8/2016) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan.

     

    Janter memastikan, warga Sumut juga berharap muncul perintah Presiden Jokowi untuk menginvestigasi sejauh mana PT TPL memberi kontribusi atas kerusakan Danau Toba. Apakah karena tangkapan airnya makin menurun setiap hari, atau lantaran eksploitasi kawasan hutan. Sebab bila kualitas air Danau Toba dan keutuhan lingkungan (penghijauan) meningkat baik, anggota Komisi E DPRDSU ini percaya arus wisatawan bakal melonjak ke Pulau Samosir. Pada sisi lain, Janter menyinggung pula upaya pemanfaatan potensi Sungai Asahan. Hal itu urgen dioptimalkan demi pencapaian target Presiden Jokowi mendapat 35 ribu MW listrik. "Kelak bisa direalisasikan dan dipergunakan bagi kesejahteran rakyat Sumut," ujarnya.

     

    Legislator asal Dapil Sumut X Kota Pematang Siantar dan Kab Simalungun itu pun mengucapkan terimakasih kepada Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Semenjak dini, terang Janter, Luhut sangat peduli terhadap penataan kawasan Danau Toba. Apalagi, tahun depan Bandara Sibisa mulai diperbaiki sehingga akses menuju Danau Toba semakin cepat, tepat dan singkat. Termasuk pembenahan infrastruktur angkutan darat agar transportasi ke Danau Toba tidak melebihi durasi 3 jam dari Kota Medan."Semoga di tangan Bang Luhut Danau Toba bisa jadi Monaco of Asia. Beliau sangat tepat pindah dari Menko Polkam ke Menko Maritim yang membawahi Pariwisata," tutup Janter diplomatis. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Jokowi Dijadwalkan ke Parapat, Janter Sirait Yakin ada Solusi Atasi Pencemaran Danau Toba'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER