Kamis

18 Jul 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 27 Mei 2016 | 00:02 WIB

    Telah dibaca 679 kali

    Usung 1 Keranda Mayat, Mapala Minta DPRDSU Panggil Semua Pihak Terkait atas Tragedi Sibolangit

    Budiman Pardede
    Massa unjukrasa ke gedung DPRDSU di Jalan Imam Bonjol Medan terkait tragedi Sibolangit, Kamis siang (26/5/2016). (Foto : www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Lantaran geram dengan tragedi banjir bandang di kawasan wisata air terjun Dua Warna Desa Durin Sirugun Kec Sibolangit Kab Deliserdang Sumut, Minggu sore (15/5/2016), ratusan orang berbendera Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Sumatera Utara berunjukrasa ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) di Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis siang (26/5/2016).

     

    Pantauan www.MartabeSumut.com, pengunjukrasa tiba pukul 13.15 WIB dengan membawa 1 keranda mayat putih sebagai simbol duka mendalam terhadap beberapa korban jiwa. Keranda diletakkan di depan pintu masuk sembari memajang spanduk dan berorasi secara bergantian. Koordinator aksi Irfan Munthe, saat dikonfirmasi www.MartabeSumut.com di lokasi aksi, menjelaskan, massa yang dibawanya berjumlah sekira 150 orang. Berasal dari organisasi Mapala asal UMSU, UISU, ITM, IAIN dan kampus lainnya di Medan. "Pagi tadi kami sudah menyampaikan aspirasi ke kantor Gubsu bang. Sekarang kami ke sini untuk meminta DPRDSU bersikap tegas," ucap Irfan.

     

    DPRDSU Agendakan RDP

     

    Menurutnya, wakil rakyat Sumut di DPRDSU harus segera mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk memanggil pihak-pihak tertentu yang diduga ikut terlibat atas tragedi banjir bandang Sibolangit. "Banjir bandang terjadi akibat taman hutan raya (Tahura) Sibolagit telah hancur karena aktivitas komersial pembalakan liar. Fungsi hutan konservasi Sibolangit sangat memprihatinkan sekarang," tegasnya. Itulah sebabnya, lanjut dia, DPRDSU wajib memanggil RDP Camat Sibolangit, Kapolsek Pancur Batu, Kepala Dinas Pariwisata Deliserdang, Kepala Dinas Kehutanan Deliserdang, Kepala BLH Deliserdang, Kepala Dinas Kehutanan Sumut, Kepala UPT Tahura Sibolangit serta pengelola kawasan wisata air terjun Dua Warna Sibolangit. "Kami harap DPRDSU menjalankan fungsi kontrolnya. Selidiki semua pihak terkait di atas. Kita menduga banyak pelanggaran bahkan uang mengalir ke kantong pribadi mereka terkait setoran/retribusi para pembalak hutan liar," pinta Irfan. Puas menyampaikan aspirasi dan aksi teatrikal, pengunjukrasa membubarkan diri teratur sekira pukul 14.30 WIB. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Usung 1 Keranda Mayat, Mapala Minta DPRDSU Panggil Semua Pihak Terkait atas Tragedi Sibolangit'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER