Kamis

23 Mei 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 18 Mei 2016 | 00:05 WIB

    Telah dibaca 903 kali

    Anjing Pelacak Cari 5 Korban Musibah Sibolangit, dari 16 Meninggal, 7 Laki-laki & 9 Perempuan

    Dekson H
    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho. (Foto: Ist/www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Sibolangit


    Hingga Selasa (17/5/2016) pukul 21.00 WIB, masih ada 5 korban jiwa hilang pasca-terseret banjir bandang dan longsor di kawasan wisata air terjun Dua Warna Desa Durin Sirugun Kec Sibolangit Kab Deliserdang Sumut, Minggu sore (15/5/2016). Dari total 78 orang korban sebanyak 56 orang selamat, 1 orang luka sedang, 16 orang meninggal dunia dan 5 orang masih hilang. Dari 16 orang meninggal 7 orang laki-laki dan 9 orang perempuan.

     

    Demikian update informasi Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dr Sutopo Purwo Nugroho kepada www.MartabeSumut.com, Selasa malam (17/5/2016). Dia mengatakan, sebanyak 320 personel tim SAR gabungan dari BNPB, Basarnas, BPBD, TNI, Polri, PMI, Tagana, pecinta alam, NGO, mahasiswa, relawan dan masyarakat melakukan evakuasi dan pencarian korban. Sementara Brimob mengerahkan anjing pelacak untuk mencari 5 korban jiwa yang masih hilang. "Tim SAR dibagi jadi 3 kelompok dengan menyusuri sungai. Adanya batu-batu besar di sepanjang alur sungai menyebabkan kendala pencarian. Korban yang ditemukan sebagian tertimbun material longsoran dan batu-batu yang terbawa oleh banjir bandang," kata Sutopo melalui saluran jaringan pesan BlackBerry Messenger (BBM).

     

    Tim SAR Lakukan Evaluasi

     

    Menurut Sutopo, pada malam pukul 20 00 WIB seluruh perwakilan Tim SAR gabungan melakukan rapat evaluasi untuk mempertajam dan mengefektifkan pelaksanaan pencarian pada keesokan pagi. Banjir bandang dan longsor di kawasan air terjun Dua Warna Bumi Perkemahan, Desa Durin Sirugun, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara pada Minggu (15/5/2016) pukul 18.00 WIB, selain menimbulkan korban jiwa juga menyebabkan jalan penghubung Desa Bandar Baru tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. "Tempat wisaya Air Terjun Dua Warna atas perintah Bupati Deliserdang ditutup sementara sambil menunggu hasil kajian," akunya.


    Masyarakat pun diimbaunya agar selalu hati-hati dan waspada jika melakukan aktivitas di pegunungan seperti pendakian, berkemah atau wisata. "Hendaknya memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan rambu-rambu peringatan. Saat ini masih musim peralihan dari penghujan ke kemarau yang cenderung lebih basah," ingat Sutopo. (MS/DEKS)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Anjing Pelacak Cari 5 Korban Musibah Sibolangit, dari 16 Meninggal, 7 Laki-laki & 9 Perempuan'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER