Rabu

17 Jul 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 18 Desember 2015 | 00:08 WIB

    Telah dibaca 1388 kali

    Diperiksa KPK 2 Jam, Anggota DPRDSU Philips PJ Nehe Santai

    Budiman Pardede
    Anggota DPRDSU Philips Perwira Juang Nehe saat diwawancara di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, beberapa waktu lalu. (Foto Dok : www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa puluhan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) periode 2014-2019, Selasa-Rabu-Kamis (15,16,17/12/2015) di Mako Brimob Poldasu Jalan KH Wahid Hasyim Medan. Anggota DPRDSU Philips Perwira Juang Nehe mengaku santai saat diperiksa pada Rabu siang (16/12/2015).

     

    Tatkala berbincang-bincang bersama www.MartabeSumut.com di gedung DPRDSU Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis siang (17/12/2015), Philips tampak santai membagi pengalamannya diperiksa KPK. "Rabu siang semalam saya diperiksa KPK 2 jam sejak pukul 11.00 WIB. Saya diperiksa penyidik KPK bernama Kompol Harun," ungkapnya. Menurut anggota Komisi E DPRDSU membidangi kesejahteraan rakyat ini, belasan anggota DPRDSU periode 2014-2019 diperiksa dalam 1 ruangan dengan meja dan penyidik masing-masing. "Saya ditanyain kenal si A, si B atau si C, ya saya jawab apa adanya. Saya santai aja," terang Philips. Ketika disinggung dugaan suap pengesahan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan (PjP) APBD Sumut 2014 yang dilakukan pada Selasa (7/7/2015) lalu dan batalnya usulan Hak Interpelasi DPRDSU jilid III yang digelar Senin (20/4/2015) silam, politisi PKB ini kembali tersenyum kecil. Bagi dia, semua pertanyaan penyidik KPK kerap dibalas balik dengan jawaban-jawaban santai. "Ya saya jawab begini, bapak pasti sudah tahu dan punya data kalau sikap Fraksi PKB DPRDSU menolak "uang sirup" yang disebut-sebut beredar dan mendukung terlaksananya Hak Interpelasi DPRDSU kepada Gubsu non aktif Gatot Pujo Nugroho," aku Philips.

     

    Wakil rakyat asal Dapil Kepulauan Nias ini membeberkan, beberapa jawaban santai yang diberikan kepada penyidik KPK ternyata berujung respon santai pula. Artinya, imbuh Philips berkeyakinan, sikap santai yang mengalir dalam menjawab penyidik KPK sebenarnya tidak terlepas dari fakta empiris bahwa sedari awal Fraksi PKB memang memutuskan tidak terpengaruh isu suap seputar pengesahan Ranperda PjP APBD Sumut 2014 dan usulan Hak Interpelasi DPRDSU jilid III. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Diperiksa KPK 2 Jam, Anggota DPRDSU Philips PJ Nehe Santai'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER