Minggu

21 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Kamis, 3 Desember 2015 | 00:02 WIB

    Telah dibaca 827 kali

    Penandatanganan KUA-PPAS P-APBD Sumut 2015 Batal, Banggar DPRDSU-TAPD Provsu Belum Sejalan

    Budiman Pardede
    Sidang Paripurna DPRDSU beragenda penandatanganan KUA-PPAS P-APBD Sumut 2015 yang digelar Rabu (2/12/2015) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan. (Foto: www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan

     

    Penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) Sumatera Utara (Sumut) tahun anggaran (TA) 2015 batal saat Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) di gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (2/12/2015). DPRDSU dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) belum sejalan kendati tarik-menarik kepentingan sudah terjadi kurun waktu lama.

     

    Pantauan www.MartabeSumut.com, Sidang Paripurna yang dijadwalkan pukul 09.00 WIB justru dimulai pukul 11.15 WIB sebab 3 kali harus diskors karena belum qorum kehadiran fisik anggota Dewan. Paripurna dipimpin oleh 1 Wakil Ketua DPRDSU Zulkifli E Siregar (F-Hanura) didampingi Sekda Provsu Hasban Ritonga. Menurut Zulkifli, 3 pimpinan lain sedang ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan. Setelah qorum terpenuhi, beberapa anggota Dewan mempersoalkan tidak sampainya salinan nota kesepahaman KUA-PPAS P-APBD Sumut 2015 yang dibawa Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprovsu. Sebagian anggota DPRDSU pun mempertanyakan kemana 3 pimpinan Dewan dan disiplin anggota Dewan menghadiri Paripurna. Sedikitnya ada 52 anggota Dewan yang hadir Paripurna, sebelumnya akhirnya diskors sekira pukul 12.30 WIB untuk dilanjutkan pukul 14.00 WIB.

     

    Sidang Paripurna Dibuka untuk Diskors

     

    Masih berdasarkan pengamatan www.MartabeSumut.com di gedung Dewan, Plt Gubsu HT Erry Nuradi masuk ke ruang Paripurna bersama Sekda Provsu Hasban Ritonga pukul 14.45 WIB. Puluhan anggota DPRDSU juga sudah berada di meja masing-masing. Sementara Wakil Ketua DPRDSU Zulkifli E Siregar juga telah siap-siap membuka sidang. Namun puluhan anggota Dewan malah terlihat kasak-kusuk berjalan ke sana-sini. Ada yang bicara dengan sesama anggota Dewan, ada yang yang bisik-bisik dengan Plt Gubsu dan Sekda Provsu bahkan ada pula yang langsung keluar sidang karena Paripurna tak kunjung dimulai. Samar-samar terdengar www.MartabeSumut.com, penandatanganan KUA-PPAS bakal dibatalkan karena tidak sesuai kesepakatan Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRDSU dan TAPD Pemprovsu. Bahkan tidak sedikit yang menghubungkan ketidakhadiran 3 pimpinan DPRDSU di Paripurna itu lantaran "buang badan" atas dinamika tarik menarik panjang yang terkesan belum berujung. "Tidak etis saja 3 pimpinan gak datang saat penandatanganan. Ada apa? Atau apa ada sehingga mereka buang badan dari sini," cetus salah satu anggota DPRDSU keheranan. Nah, tepat pukul 15.10 WIB, skors dicabut atau Paripurna dibuka lagi oleh Zulkifli E Siregar. Lucunya, Zulkifli langsung menutup Paripurna. "Berhubung kesepakatan belum ada, maka kita skors sampai besok Kamis (3/12/2015) pukul 10 pagi. Jadi besok kita penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS," terangnya menutup Paripurna pada pukul 15.20 WIB, yang disambut suasana heboh oleh puluhan anggota DPRDSU.


    Alasan Pembatalan Penandatanganan KUA-PPAS

     

    Disela-sela Paripurna ditutup, www.MartabeSumut.com mengkonfirmasi anggota Banggar DPRDSU Fajar Waruwu. "Ada redaksi yang tidak merupakan kesepakatan Banggar. Padahal saya yang akan membaca tadinya," terang politisi Gerindra tersebut. Menurut dia, mekanisme mendahulukan pembayaran hutang tahun 2014 kepada pihak ketiga sekira Rp. 237.457.741.151 masih dimunculkan dalam draft KUA-PPAS P-APBD Sumut 2015. "Lalu ada konsiderans lain mencantumkan penegasan bahwa anggota dan pimpinan DPRDSU tidak bertanggungjawab atas pendahuluan pembayaran hutang dimaksud," heran Fajar. Hal senada disampaikan anggota Banggar DPRDSU FL Fernando Simanjuntak. Politisi Golkar itu memastikan, Banggar DPRDSU mau menandatangani KUA-PPAS P-APBD Sumut 2015 tapi dengan syarat tidak memasukkan hutang Rp. 237.457.741.151. "Faktanya dimasukkan juga dan ada kalimat ganjil soal anggota DPRDSU tidak bertanggungjawab. Sama aja boong," sindir Fernando.

     

    Belum Sejalan

     

    Anggota Komisi A DPRDSU Eveready Sitorus (F-Gerindra) dan Sarma Hutajulu (F-PDIP) menyatakan, ditundanya rapat Paripurna karena TAPD Pemprovsu dan Banggar DPRDSU belum sejalan atas kesepakatan agar hutang Pemprovsu tahun 2014 senilai Rp. 237.457.741.151 tidak dimasukkan dalam KUA-PPAS. Anggota Komisi A DPRDSU Sutrisno Pangaribuan (F-PDIP) berpendapat lain. Berdasarkan informasi yang didengar, kata Sutrisno, ada yang mendesak hutang Pemprovsu tahun 2014 Rp. 36 Miliar harus dibayar namun TAPD Pemprovsu menganggarkan dalam R-APBD Sumut 2016. "Banggar DPRDSU meminta dimasukkan ke P-APBD Sumut 2015. Itu yang saya dengar infonya tadi kenapa jadi batal penandatanganan KUA-PPAS," ungkapnya. Untuk diketahui, bila Kamis (3/12/2015) terlaksana penandatanganan KUA-PPAS P-APBD Sumut 2015 antara DPRDSU dan Pemprovsu, maka pada Jumat (4/12/201) dijadwalkan Paripurna lanjutan pembahasan KUA-PPAS dan diikuti pengesahan alias ketok palu P-APBD Sumut 2015 pada Senin (14/12/2015). Kemudian pengesahan R-APBD Sumut 2016 dijadwalkan pada Selasa (15/12/2015). Selanjutnya 100 anggota DPRDSU direncanakan menunaikan agenda Reses selama seminggu sejak 16-23 Desember 2015. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Penandatanganan KUA-PPAS P-APBD Sumut 2015 Batal, Banggar DPRDSU-TAPD Provsu Belum Sejalan'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER