Kamis

23 Mei 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Sabtu, 7 November 2015 | 13:57 WIB

    Telah dibaca 711 kali

    Gunung Barujari Masih Mengamuk, 100 Ribu Masker Dibagikan

    Golfrid Hutagaol
    Gunung Rinjani yang terletak di wilayah Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Utara Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). (Courtesy belantaraindonesia.org)

    www.MartabeSumut.com, Lombok


    Aktivitas vulkanik Gunung Barujadi, anak Gunung Rinjani di Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Utara Provinsi NTB masih cukup tinggi. BPBD Provinsi NTB pun membagikan100 ribu lembar masker pada beberapa lokasi seperti Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur dan Lombok Tengah.

     

    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, melalui keterangan Persnya kepada www.MartabeSumut.com, Sabtu siang (7/11/2015), menjelaskan, informasi visual dan data kegempaan dari Pos Pantau Gunung Rinjani terlihat asap putih tebal setinggi 1.000 - 1.500 M. Sebaran abu vulkanik tipis pada Sabtu (7/11/2015) pukul 10.00 WIB dominan di Selatan-Barat Daya. "Sebaran abu lebih sedikit dibandingkan sebelumnya. Bandara Ngurah Rai di Denpasar dan Bandara di Banyuwangi aman dari abu. Kegempaan tremor menerus 3 - 44 mm (dominan 15 mm). Potensi erupsi masih cukup tinggi. Status Gunung Rinjani masih Waspada (Level 2)," terang Sutopo.

     

    Kegempaan Gunung Rinjani Meningkat


    Mengacu evaluasi dari PVMBG, kata Sutopo, tingkat kegempaan Gunung Rinjani setelah erupsi pertama pada (25/10/2015) menunjukkan peningkatan dalam amplitudo tremor. Dari 2-5 November 2015, hasil pengamatan menunjukkan bahwa tremor berkorelasi dengan erupsi yang terjadi secara menerus dari kerucut Gunung Barujari. Asap kawah disebutnya keluar dengan tinggi maksimum 2.000 M di atas Gunung Barujari. Jatuhan piroklastik di badan Gunung Barujari dan aliran lava tampak mengalir ke arah timur laut menuju Kaldera Gunung Rinjani. "Ancaman bahaya secara langsung berupa jatuhan piroklastik dan aliran lava masih berada di dalam Kaldera Gunung Rinjani," tegasnya.


    Hingga saat ini, imbuh Sutopo lagi, belum perlu ada pengungsian. Namun masyarakat di sekitar Gunung Rinjani dan pengunjung wisatawan tidak diperbolehkan beraktivitas di dalam Kaldera Gunung Rinjani dalam radius 3 Km dari kawah Gunung Barujari yang berada di dalam kaldera Gunung Rinjani. Pemukiman terdekat berada pada radius 9 Km. Untuk mengantisipasi dampak erupsi ini, Sutopo mengataka n BPBD sudah mendirikan tenda pengungsi di 9 lokasi seperti : Lombok Utara 4 tenda pengungsi, Lombok Barat 3 tenda pengungsi dan Lombok Tengah 2 tenda pengungsi. (MS/GOL)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Gunung Barujari Masih Mengamuk, 100 Ribu Masker Dibagikan'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER