Kamis

23 Mei 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Selasa, 8 September 2015 | 00:04 WIB

    Telah dibaca 928 kali

    Serbu DPRDSU, Ratusan Demonstran Pinggir Rel Helvetia Medan Minta Presiden Copot Pangdam I BB

    Budiman Pardede
    Ratusan orang warga yang tinggal di tepi rel kereta api Jalan Asrama Helvetia Medan berunjukrasa ke gedung DPRDSU di Jalan Imam Bonjol Medan, Senin siang (7/9/2015). (Foto : www.MartabeSumut.com)

    www.MartabeSumut.com, Medan


    Ratusan orang berbendera Aliansi Masyarakat Pinggir Rel Helvetia Medan berunjukrasa ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) di Jalan Imam Bonjol Medan, Senin siang (7/9/2015). Dalam aksinya, warga yang tinggal di tepi rel kereta api Jalan Asrama Helvetia Medan, itu meminta Presiden Jokowi mencopot Pangdam I BB dan memindahkan Kodam I BB karena dianggap terlibat masalah rakyat kecil dan arogan seperti kapitalis.

    Pantauan www.MartabeSumut.com di lokasi, pengunjukrasa tiba di gedung Dewan pukul 10.50 WIB. Mereka langsung berkumpul di depan pagar. utama pintu utama masuk sembari memajang spanduk dan karton-karton protes. Romson Purba, salah satu pendamping hukum warga, dalam orasinya mengatakan, apa yang dialami ratusan warga pinggir rel Helvetia Medan mencerminkan sikap penjajahan dan penindasan kalangan aparat dan pejabat di Medan. "Ada tebang pilih dalam pembongkaran rumah warga di pinggir rel Helvetia. Pejabat Lurah dan Camat sewenang-wenang sedangkan aparat seperti Pangdam I BB dan Kodam I BB ikut campur urusan yang bukan tupoksi mereka. Inilah simbol kapitalis. TNI menunjukkan arogansi kepada rakyat kecil. Presiden Jokowi kami minta mencopot Pangdam I BB serta memindahkan Kodam I BB," cetus Ramson, sembari menayatakan syukur pembongkaran sudah dihentikan.
    .
    Sekira pukul 11.10 WIB, beberapa anggota DPRDSU seperti Toni Togatorop, SE, MM, Donald Lumban Batu, SE, Sutrisno Pangaribuan, ST, Wasner Sianturi, Ir Ramses Simbolon, MSc, Ajie Karim, dan Ir Tigor Lumbantoruan datang menemui pengunjukrasa. Didampingi Humas DPRDSU Rospita Pandiangan,SE, Ketua Komisi A DPRDSU Toni Togatorop, SE, MM, memastikan, pihaknya akan segera memanggil Pangdam I BB bersama seluruh pihak terkait dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP). Sementara anggota Komisi A DPRDSU Sutrisno Pangaribuan, ST, menambahkan, DPRDSU mendukung penuh aksi warga yang rumahnya dibongkar bila terbukti ada keganjilan. "Tunjuk perwakilan, kita rapat lagi di ruangan," imbau Sutrisno.

     

    14 Rumah Digusur


    Di lokasi aksi, www.MartabeSumut.com menemui Koordinator aksi Sahat Sianturi. Menurut Sahat, sejak digusur 2 September 2015, ada 14 rumah dan 50 orang warga hidup terkatung-katung. Kemudian, ungkapnya, muncul lagi 150 surat beredar dari Lurah Tanjung Gusta untuk pembongkaran. "Total rumah yang akan digusur 150 dengan jumlah 500 warga. Di atas rumah kami ada perumahan Bumi Asri. Kami duga ini ulah pihak Kodam I BB dan pihak Bumi Asri," cetus Sahat, yang mengaku sudah 7 tahun tinggal di sana tanpa alas hak sebab lahan memang milik PT KAI. "Kalau mau menormalisasi Sungai Bedera, ya harus dari hilir dan hulu. Janagn karena kepentingan Kodam I BB atau Bumi Asri kami dikorbankan," sesal Sahat.

     

    Tiga Sikap DPRDSU


    Masih berdasarkan pengamatan www.MartabeSumut.com, pukul 11.25 WIB sebanyak 13 perwakilan massa diterima di Lt I ruang Banmus DPRDSU oleh anggota Dewan Donald Lumban Batu, SE, Sutrisno Pangaribuan, ST, Ir Ramses Simbolon, MSc, Ajie Karim dan Guntur Manurung. Para wakil rakyat itu pun menyampaikan 3 sikap diantaranya: pernyataan sikap Aliansi Masyarakat Pinggir Rel Helvetia Medan yang tinggal di tepi rel kereta api Jalan Asrama Helvetia Medan telah diterima dan akan disampaikan kepada Pimpinan Dewan untuk diteruskan ke Komisi terkait membidangi. Selanjutnya meminta Komisi A DPRDSU menyurati Kapolri dan Kapolresta Medan agar bisa memberi rasa aman/nyaman terhadap warga tepi rel Helvetia Medan. Terakhir, DPRDSU akan mengusulkan ke Banmus agenda RDP memanggil PT Kereta Api Indonesia Divre I Sumatera Utara, warga pinggir rel Helvetia Medan, Kapoldasu, Pangdam I BB, Kapolresta Medan, Dinas Tata Kota Medan, PSDA, Lurah Tanjung Gusta dan Camat Medan Helvetia. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Serbu DPRDSU, Ratusan Demonstran Pinggir Rel Helvetia Medan Minta Presiden Copot Pangdam I BB'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER