Kamis

23 Mei 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 29 Mei 2015 | 00:09 WIB

    Telah dibaca 995 kali

    Putra Tapanuli Januari Siregar dan Juliski Simorangkir Minta Gubsu Gesit Wujudkan Kaldera Toba GGN

    Budiman Pardede
    Dua putra Tapanuli, yang juga anggota Komisi A DPRDSU Dr Januari Siregar, SH, MHum (kiri) dan anggota Komisi D DPRDSU Ir Juliski Simorangkir, MM, saat diwawancarai. (Foto: MartabeSumut)

    MartabeSumut, Medan

    Dua putra Tapanuli, yang juga anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Dr Januari Siregar, SH, MHum dan anggota Komisi D DPRDSU Ir Juliski Simorangkir, MM, mendesak Gubsu Gatot Pujo Nugroho secepatnya mengundang 7 bupati yang memiliki wilayah di sekitar Danau Toba. Langkah itu dipandang penting sebab bulan Juli 2015 akan ada kunjungan badan PBB Unesco terkait perwujudan Kaldera (istilah geografi dan geologi kawah gunung berapi yang sangat besar karena peledakan atau runtuhnya bagian puncak gunung berapi-Red) Toba menjadi Global Geopark Network (GGN) Unesco.


    Kepada sejumlah wartawan termasuk MartabeSumut, Rabu sore (27/5/2015) di Medan, Januari Siregar dan Juliski Simorangkir menegaskan, upaya mewujudkan Kaldera Toba sebagai GGN Unesco sepatutnya disikapi serius oleh Gubsu maupun stake holder terkait lain. "Saya rasa ada 2 tindakan urgen yang perlu dilakukan Gubsu sesegera mungkin," ujar Januari Siregar. Legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut II Medan wilayah Medan Sunggal, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Helvetia, Medan Barat, Medan Baru, Medan Petisah, Medan Polonia, Medan Maimoon dan Medan Johor ini merinci, upaya pertama adalah mengadakan pertemuan langsung dengan 7 kepala daerah se-kawasan Danau Toba agar bisa mempersiapkan apa-apa yang dibutuhkan dalam menyambut tim Assessor (ahli khusus-Red) Unesco. Bukan apa-apa, timpal Januari Siregar, hingga kini Gubsu belum pernah membicarakan kepada 7 kepala daerah soal persiapan Pemprovsu dalam mewujudkan Kaldera Toba. Tindakan berikutnya, lanjut politisi Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) itu, Gubsu wajib menyusun konsep struktur maupun manajemen pengelolaan Kaldera Toba GGN Unesco. "Setahu saya, ternyata sampai sekarang Gubsu belum membentuk manajemen tata kelola Kaldera Toba GGN. Padahal merupakan salah 1 syarat yang akan diminta tim Assessor Unesco kepada Pemprovsu," heran pria yang juga merupakan anggota Dewan Kota Medan.

    Hal senada disampaikan Ir Juliski Simorangkir, MM. Bagi wakil rakyat asal Dapil Sumut IX Kab Taput, Kab Tobasa, Kab Humbahas, Kab Samosir, Kab Tapteng dan Kota Sibolga tersebut, selain 2 usulan tindakan yang disampaikan Januari Siregar, masih ada 2 upaya lain yang perlu dilakukan Gubsu secepatnya. Meliputi pengadaan kantor manajemen Kaldera Toba GGN sehingga dapat dijadikan dapur komunikasi, pusat informasi bahkan sekretariat pengolahan data tentang Kaldera Toba GGN. Kalau kantor belum difikirkan atau dipersiapkan Gubsu, Juliski pun menyatakan iba karena menunjukkan kelemahan dan mempermalukan Provinsi Sumut sendiri saat tim assessor Unesco PBB tiba bulan Juli 2015 depan. "Kantor cepat fikirkan dan realisasikan bila Sumut memang serius mau mewujudkan Kaldera Toba GGN Unesco," ingatnya. Pada sisi lain, imbuh politisi PKPI itu lagi, Gubsu patut pula mengevaluasi semua proses perizinan dan berbagai kegiatan yang mengganggu unsur utama pendukung kawasan geopark semisal keanekaragaman hayati (bio diversity), keanekaragaman geologi (geo diversity) hingga keanekaragaman budaya (culture diversity) di sekitar Danau Toba. "Menambahi 2 usulan Pak Januari, maka saya rasa jadi ada 4 usulan yang perlu diperhatikan serius untuk dilakukan Gubsu dalam waktu dekat. Kami berdua selaku putra Tapanuli akan sangat bangga bila Kaldera Toba GGN bisa terwujud cepat," tutup Juliski mantap. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Putra Tapanuli Januari Siregar dan Juliski Simorangkir Minta Gubsu Gesit Wujudkan Kaldera Toba GGN'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER