Kamis

23 Mei 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Kamis, 11 Desember 2014 | 00:06 WIB

    Telah dibaca 1120 kali

    Komisi A DPRDSU Tak Ditempat, Massa Awas HAM Mengumpat

    Budiman Pardede
    Aksi unjukrasa ratusan orang berbendera Awas Sumut di depan gedung DPRDSU Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu siang (10/12/2014) (Foto: MartabeSumut)

    MartabeSumut, Medan

     

    Lantaran anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) tidak ditempat, massa berbendera Aliansi Warga Sumatera Utara Untuk Hak Asasi Manusia (Awas HAM) mengumpat, Rabu siang (10/12/2014). Umpatan kekesalan tersebut dilontarkan saat aksi di luar gedung dan ruang Komisi B DPRDSU.

     

    Pengamatan MartabeSumut, ratusan orang massa Awas Sumut awalnya berunjukrasa di luar gedung pukul 12.15 WIB. Mereka berbaris memakan separo bahu Jalan Imam Bonjol seraya membenatangkan spanduk-spanduk dan karton terkait pelanggaran HAM, penyekapan PRT di Medan serta perampasan lahan petani oleh perusahaan perkebunan melalui kekuatan preman-preman maupun oknum aparat. "Hari ini peringatan HAM se-dunia. Tapi telah terjadi pelanggaran HAM berat di Sumut. Mana kinerjamu DPRDSU," teriak Nicho Silalahi dalam orasinya, salah satu demonstran. Namun setelah beberapa menit berorasi, Nicho mulai mengumpat dan mengecam anggota DPRDSU. "Kenapa tidak ada anggota Komisi A DPRDSU yang datang ke sini menemui kami. Saat ini banyak petani di Sumut yang bakal kehilangan nyawa. Sebab preman-preman dipakai perusahaan perkebunan melakukan tindak kekerasan dan kriminal. Mana anggota DPRDSU, kenapa tidak ada satupun muncul. Jangan makan gaji buta saja kalian di gedung mewah itu," umpat Nicho dengan nada tinggi.

     

    Beberapa menit kemudian anggota Komisi B DPRDSU Wasner Sianturi datang menemui massa ke luar gedung bersama Humas DPRDSU Rospita Pandiangan, SE. Namun massa Awas HAM tidak puas mendapat penelasan kalau sebagian anggota Komisi A sedang kunjungan kerja (Kunker) ke luar daerah dan sebagian lagi mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) di Jakarrta. Pengunjukrasa kembali menuntut kehadiran anggota Komisi A yang membidangi hukum dan pemerintahan. Setelah berdiskusi sesaat, akhirnya disepakati berdialog dengan sekira 15 perwakilan massa di ruang Komisi B DPRDSU.

     

    Massa Keluhkan Tidak Ada Komisi A

     

    Masih berdasarkan pantauan MartabeSumut di ruang Komisi B DPRDSU, perwakilan demonstran seperti Herdensi, Erwin Manalu dan Nicho Silalahi kembali mengeluh, mengumpat dan menyesalkan informasi bahwa seluruh anggota Komisi A DPRDSU tidak berada ditempat. "Maaf ya, semua anggota Komisi A masih mengikuti Kunker dan Bimtek. Jadi nanti aspirasi kawan-kawan akan saya jembatani untuk diteruskan," kata anggota Komisi B DPRDSU Wasner Sianturi. "Kami minta dijadwalkan RDP bersama Kapoldasu, Ka BPN Sumut dan Pangdam I BB tanggal 23 Desember 2014. Ini penting sebab menyangkut kasus pelanggaran HAM berat yang menimpa PRT di Jalan Beo Medan, nasib pedagang buku di kawasan Lapangan Merdeka Medan yang belum direvitalisasi oleh Pemko Medan dan nyawa ratusan petani Sumut yang terancam," kata Herdensi. Menanggapi aspirasi tersebut Wasner Sianturi menyatakan tidak bisa dijadwalkan sebab dirinya sendiri tidak anggota Komisi A dan tidak punya otoritas mengubah jadwal bulanan DPRDSU. "Jadwal bulanan DPRDSU sudah diputuskan Bamus DPRDSU. Saya tidak bisa menjanjikan itu," ujar Wasner.

     

    Protes Prosedural DPRDSU

     

    Sedangkan Nicho Silalahi juga angkat bicara dengan nada protes. Menurut dia, jadwal DPRDSU adalah prosedur formal yang dibuat oleh anggota DPRDSU dan sepatutnya bisa diubah setiap saat. "Memangnya kemana semua anggota Komisi A DPRDSU. Ini sudah tidak benar hanya karena menunggu prosedural. Perlu bapak ketahui, nyawa-nyawa petani di beberapa daerah Sumut sedang terancam sekarang akibat tindak kekerasan preman-preman suruhan perusahaan perkebunan? Apa bapak mau nyawa-nyawa petani melayang karena alasan prosedural RDP? Masak tak satupun anggota Komisi A ditempat ? Masak bapak tak bisa memutuskan ? Kayaknya gak betul lagi kinerja anggota DPRDSU ini," umpat Nicho dengan nada tinggi. Selanjutnya Wasner Sianturi mengajak perwakilan massa untuk bersabar. Politisi Fraksi PDIP itu memastikan dirinya bukan komisi yang membidangi persoalan sehingga tidak mungkin memberikan janji atau kepastian. "Mari kita sabar dulu dan silahkan damai saat berdemo. Mari kita tegakkan hukum tanpa melanggar hukum dengan menguatkan revolusi mental. Saya bangga kalian salurkan aspirasi. Saya akan teruskan kepada Komisi A dan pimpinan dewan," simpul Wasner. Sekira pukul 12.30 WIB massa akhirnya membubarkan diri. (MS/BUD)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Komisi A DPRDSU Tak Ditempat, Massa Awas HAM Mengumpat'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER