Rabu

17 Jul 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Minggu, 12 Oktober 2014 | 13:05 WIB

    Telah dibaca 821 kali

    Pulau Sumatera 153 Titik Api, Riau Dikepung Asap, Jarak Pandang Pekanbaru 500 M & Udara Tidak Sehat

    Redaksi

    MartabeSumut, Riau

     

    Hingga kini hotspot (titik api) di wilayah Sumatera berjumlah 153 dan Kalimantan mencapi 500 lebih. Pada 2 daerah itu hotspot seperti tidak ada matinya.Khusus Provinsi Riau, asap juga mengepung daerah kab/kota. Jarak pandang di Kota Pekanbaru cuma 500 Meter dengan kualitas udara sangat tidak sehat.

     

    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, melalui keterangan Pers yang diterima MartabeSumut, Minggu siang (12/10/2014), mengatakan, berdasarkan pantauan satelit Terra dan Aqua dari BMKG pada Minggu (12/10/2014) pukul 05.00 WIB, titik api di Pulau Sumatera sebanyak 153, Sumsel 144, Riau 3, Jambi 3, Kepri 2 dan Aceh 1. Data itu disebutnya belum seluruh hotspot yang terpantau karena satelit Modis baru akan melintasi Sumatera pukul 16.00 WIB nanti. "Artinya hotspot yang ada lebih dari data tersebut," terang Sutopo.

     

    Riau Dikepung Asap


    Sutopo membeberkan, kondisi Provinsi Riau saat ini juga dikepung asap. Jarak pandang di Pekanbaru pada 12 Oktober 2014 pukul 07.00 WIB hanya 500 Meter. Kota Rengat 50 Meter, Kota Dumai 1 Km dan Kota Pelalawan 500 Meter. "Semua terhalang asap. Kondisi demikian menyebabkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) 240 pada pukul 7 WIB mengindikasikan sangat tidak sehat. Hal yang sama terjadi di Rumbai 251, Minas 176, Duri camp. 136, Duri field 114, Dumai 148, Bangko 127, Libo 399, Petapahan 136. "ISPU 0-50 baik, 51-100 sedang, 101-199 tidak sehat, 200-299 sangat tidak sehat dan  >300 berbahaya," singkapnya, seraya menambahkan, angin secara umum dari Tenggara-Barat menuju Barat Laut-Utara dengan kecepatan 05 - 15 knot sehingga tidak tidak akan menyebar ke Singapore.

     

    Sementara untuk wilayah Kalimantan, lanjut Sutopo, hotspot juga masih banyak dan mencapai 500 lebih. Dari pantauan satelit Modis pada 11 Oktober 2014 pukul 16 WIB, Sutopo merinci, titik apai di Kalbar 26, Kalteng 220, (Kotim 68, Kapuas 3, Barito Selatan 3, Sukamara 11, Seruyan 42, Katingan 51, Pulang Pisau 22, Palangkaraya 20), Kalsel 61 dan Kaltim 50. Pemda diharapkan Sutopo tetap berada di depan dalam penaggulangan karhutla dan BNPB ikut mendampingi. "Kepala BNPB telah berkoordinasi dengan Kepala BPBD agar meningkatkan pemadaman. Ribuan kali helikopter sudah melakukan pemboman air dari udara. Ribuan petugas juga sudah dikerahkan. Perlu kerjasama semua pihak termasuk masyarakat agar semua bisa mencegah pembakaran. Perlu gerakan masyarakat mencegah dan memadamkan karhutla," ingatnya. (MS/RED)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Pulau Sumatera 153 Titik Api, Riau Dikepung Asap, Jarak Pandang Pekanbaru 500 M & Udara Tidak Sehat'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER