Selasa

23 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Kamis, 25 September 2014 | 18:01 WIB

    Telah dibaca 1170 kali

    Demonstran ke Kantor Gubsu, Minta KPK Turun Berantas Korupsi di Sumut

    Dekson H
    Demonstran berunjukrasa mempersoalkan kasus-kasus dugaan korupsi pemerintahan Sumut, Kamis (25/9/2014) di kantor Gubsu Jalan Diponegoro Medan. (Foto : MartabeSumut).

    MartabeSumut, Medan

     

    Puluhan orang demonstran berbendera Aliansi Sumut Bersih Anti Korupsi (ASBAK) berunjukrasa ke kantor Gubernur Sumatera Utara di Jalan Diponegoro Medan, Kamis (25/9/2014) pukul 10.50 WIB. Dalam aksinya, massa menyerukan dan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun ke Kota Medan/Provinsi Sumut untuk memberantas korupsi.

     

    Pantauan MartabeSumut di lokasi, pengunjukrasa yang tiba langsung berdiri di pintu pagar utama kantor Gubsu. Mereka memajang spanduk, poster-poster dan karton bertuliskan kata-kata kecaman tehadap oknum-oknum pejabat Sumut yang disebut-sebut terlibat korupsi. "Kami minta KPK turun ke Sumut. Periksa semua pejabat Pemprovsu dan Gubsu yang terindikasi melakukan korupsi berjemaah," teriak Dendi dalam orasinya, salah satu pimpinan aksi.

     

    Menurut Dendi, pihaknya memliki 7 data khusus terkait dugaan korupsi di SKPD Sumut termasuk Pemprovsu. Dia mencontohkan, salah satu dugaan korupsi terjadi pada APBD Sumut tahun 2012 senilai Rp. 1,7 Miliar melalui alokasi dana pengadaan obat paten Rumah Sakit Haji Medan. "Nilai uang Rp. 1,7 Miliar itu kami duga fiktif dengan memakai modus membayar hutang pihak ketiga sehingga meminjam uang dari PT Basnita," ungkapnya, diikuti yel-yel massa "Gubsu Gatot Pujo Nugroho terindikasi korupsi, pejabat Pemprovsu juga banyak terlibat korupsi".

     

    Selain itu, Dendi mengungkapkan pula dugaan korupsi dana BOS tahun 2012 senilai Rp. 14.921.702.750 yang seharusnya digunakan pada triwulan III dan IV. "Ternyata tidak dicairkan melainkan dialihkan untuk kegiatan lain tahun 2013 yang ditandatangani Kepala Biro Keuangan Baharuddin Siagian atas nama Gubsu Gatot Pujo Nugroho melalui surat nomor 906/470/2013 tanggal 22 Januari 2013," singkapnya. Beberapa menit berorasi, salah satu pejabat Pemprovsu menemui pengunjukrasa. Namun lantaran bukan Gubsu yang datang, demonstran menolak kehadiran pejabat tersebut. (MS/DEKSON)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Demonstran ke Kantor Gubsu, Minta KPK Turun Berantas Korupsi di Sumut'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER