Minggu

21 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 12 September 2014 | 00:43 WIB

    Telah dibaca 794 kali

    Aktivitas Gunung Slamet di Jawa Tengah Meningkat, Batu Pijar Banyak Terlontar

    Redaksi

    MartabeSumut, Jawa Tengah


    Aktivitas Gunung Slamet di Jawa Tengah masih tinggi dengan status Siaga (level III). Berdasarkan data pengamatan gunungapi Slamet oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Kamis (11/9/2014) sekira pukul 12.00 - 18.00 WIB, aktivitas gunung meningkat drastis dengan lontaran batu pijar panas.


    Keterangan Pers diterima MartabeSumut dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, Kamis malam (11/9/2014), mengatakan, secara visual cuaca di sekitar Gunung Slamet tampak terang dengan tiupan angin tenang. Gunung Slamet teramati mengeluarkan 38 kali letusan dengan mengeluarkan abu berwarna coklat kehitaman tebal berketinggian letusan 200-1.500 Meter. "Terdengar 20 kali dentuman kuat. Jarak luncur material lava pijar 1.300 Meter. Hal ini menyebabkan hutan savana di sekitar puncak Gunung Slamet terbakar di 2 titik yaitu kawasan sebelah timur dan barat laut," katanya, seraya menambahkan, dari kegempaan telah terjadi 25 kali gempa letusan dan 83 kali gempa hembusan.


    Sutopo menambahkan, sudah ada rekomendasi aparat terkait untuk melarang masyarakat memasuki area radius 4 Km dari puncak Gunung Slamet. Masyarakat diimbaunya tetap tenang serta menjalankan aktivitas dengan normal. "Belum perlu ada pengungsian. Masyarakat Desa Gambuhan, Kec. Pulosari Kab. Pemalang belum perlu mengungsi. Namun kita imbau suapay tetap siap siaga. Aparat desa dan kecamatan diminta selalu berkoordinasi dengan BPBD setempat. Pantau perkembangan gunung sesuai pengamatan stasiun gunungapi Slamet," ingatnya.


    Sementara itu, BNPB disebut Sutopo pula telah memberikan pendampingan BPBD Jawa Tengah dan BPBD pada 5 kabupaten di sekitar Gunung Slamet dalam menyusun rencana kontinjensi menghadapi erupsi Gunung Slamet. "Sosialisasi terkait upaya mitigasi bencana telah dilakukan," ujarnya. Menyinggung antisipasi BPBD Kabupaten Purbalingga, Sutopo mengakui sudah melakukan simulasi dengan melibatkan masyarakat. Hal serupa dilaukan juga oleh BPBD Kabupaten Banyumas dan Pemalang. Fungsi utamanya mempersiapkan logistik dan peralatan yang dibutuhkan saat bencana letusan terjadi sewaktu-waktu.(MS/RED)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Aktivitas Gunung Slamet di Jawa Tengah Meningkat, Batu Pijar Banyak Terlontar'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER