Selasa

23 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Senin, 11 Agustus 2014 | 00:05 WIB

    Telah dibaca 1330 kali

    Penjual Durian di Medan Berdagang, Pengendara Umum Terhalang

    Dekson H
    Penjual durian yang berdagang membuat pengendara terhalang saat melintasi Jalan Pelajar dekat SMPN3 Medan, Minggu (10/8/2014). Situasi ini terjadi terus setiap hari. (Foto: MartabeSumut).

    MartabeSumut, Medan

     

    Puluhan penjual durian yang berdagang di pinggir Jalan Pelajar seputaran SMP Negeri 3 Medan berimbas buruk kepada pengendara kendaraan umum. Pasalnya, selain memakan ruas jalan, transaksi pedagang juga dilakukan seenaknya sehingga menghalangi arus lalulintas pengendara kendaran umum yang sedang melintas.


    Pantauan MartabeSumut, sejak 1 bulan terakhir, beberapa pengendara mobil dan sepeda motor terpaksa "mengelus dada" tatkala melintas. Sebab banyak penarik becak bermotor memuat puluhan durian yang baru saja dibeli. Kemudian mereka mengangkat ikatan-ikatan durian ke dalam becak yang diparkirkan seenaknya memakan bahu jalan. Kondisi jalan umum semakin parah saat mobil pick up L300 datang menurunkan ratusan durian yang baru dibawa pemilik entah dari mana. Belum lagi kehadiran para pembeli tanpa henti, yang datang berjalan kaki, naik sepeda motor hingga mobil. Maka bisa dipastikan, "menyemut-lah" suasana di ruas Jalan Pelajar Medan pada siang, sore bahkan malam hari. Pengendara umum selalu kesulitan dan terhalang melintas. Sebagian besar terpaksa berhenti cukup lama sembari membunyikan klakson berkali-kali.

     

    Saat dikonfirmasi MartabeSumut, Minggu siang (10/8/2014), salah seorang pedagang durian yang enggan menyebut namanya, justru tersenyum kecut memberi tanggapan. "Ya gimana lagi, namanya kita cari makan," tepisnya enteng tanpa merasa bersalah sedikitpun melihat antrean kendaran umum berhenti di depan lapaknya. Sedangkan Rinaldi (35), salah satu pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas, menegaskan, pedagang durian boleh saja berjualan tapi sebaiknya memahami kepentingan orang lain yang memakai jalan umum. "Seenaknya saja mereka ini. Pakai perasaan dikit dong," sesal Rinaldi. Untuk diketahui, pedagang durian di Jalan Pelajar memang sudah bertahun-tahun berjualan di sana. Namun selama ini mereka melakukannya dengan tertib. Tapi sejak 2 tahun terakhir, banyaknya pedagang serupa muncul membuat mereka terlihat tidak peduli lagi terhadap kenyamanan serta ketertiban pemakai jasa jalan umum.

     

    Segera Ditertibkan

     

    Terpisah, MartabeSumut mengkonfirmasi masalah itu kepada Lurah Teladan Timur Kec Medan Kota Frans SRH Siahaan, SSTP, MSP, Minggu sore (10/8/2014). Menurut Frans, apa yang dilakukan para pedagang durian seharusnya tidak terjadi bila ada rasa toleransi terhadap hak-hak orang lain di kawasan publik. "Mereka berdagang silahkan, tapi hormati kepentingan masyarakat luas di jalan raya," tegasnya. Frans memastikan, pihaknya bersama para Kepling setempat akan segera berkomunikasi dengan semua pedagang durian di Jalan Pelajar. "Makasih infonya Pak, mulai besok Senin sore akan kami tertibkan," janji Frans.

     

    Untuk diketahui, pada tahun 2013, kasus serupa juga pernah memicu kekesalan Lurah Teadan Timur yang saat itu dijabat Suhairi. Hal tersebut membuatnya mengeluarkan Surat Peringatan (SP) I kepada puluhan penjual durian yang berdagang memakan ruas Jalan Pelajar dekat SMP 3 Medan. "Bila SP I tidak diindahkan, kita akan mengeluarkan SP II. Puluhan pedagang durian dadakan sudah mengganggu kawasan publik dengan seenaknya meletakkan dagangan di bahu jalan. Situasi ini sangat meresahkan masyarakat yang melintasi Jalan pelajar Medan," kata Suhari kala itu kepada MartabeSumut, Jumat (4/1/2013). Ketegasan Lurah Suhari sempat memulihkan jalan raya untuk beberapa minggu. Selanjutnya hingga sampai sekarang, arus lalulintas jalan raya kembai "kacau balau" akibat para pedagang durian itu. (DEKS/MS)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Penjual Durian di Medan Berdagang, Pengendara Umum Terhalang'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER