Selasa

21 Mei 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Senin, 7 Juli 2014 | 00:02 WIB

    Telah dibaca 1178 kali

    Masa Tenang Pilpres 6-8-Juli, Atribut Kampanye 2 Capres Masih Bertaburan di Medan

    Dekson H
    Baliho besar Capres no urut 1 di Jl AR Hakim (kiri) dan spanduk ke-2 pasang Capres (kanan) di depan TMP BB Jl SM Raja Medan, Minggu sore (6/7/2014). (Foto: MartabeSumut)

    MartabeSumut, Medan

     

    Pasca-ajang kampanye Pemilu Presiden (Pilpres) berakhir 5 Juli 2014 dan dilanjutkan masa tenang 6-8 Juli 2014, alat peraga kampanye (APK) 2 pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) ternyata masih marak bertaburan pada berbagai kawasan publik di Medan. Sepertinya kesadaran/kepatuhan aturan untuk menurunkan APK memasuki Pilpres 9 Juli 2014 atau saat masa tenang dalam pentas Pemilu, selalu sangat rendah dijalankan di Indonesia.

     

    Berdasarkan pengamatan MartabeSumut, Minggu siang-sore (6/7/2014) di Jalan SM Raja, Jalan AR Hakim, Jalan Juanda, Jalan Gatot Subroto dan Jalan Brigjen Katamso Medan, ratusan APK Capres/Cawapres nomor urut 1 dan nomor urut 2 masih marak terpampang di berbagai ruas jalan umum hingga lokasi-lokasi publik. APKitu berbentuk spanduk, pamflet, baliho hingga papan merek peraga jenis tertentu lainnya. Informasi dihimpun MartabeSumut, pada Minggu (6/7/2014) pukul 22.00 WIB, tim gabungan seluruh kecamatan di Kota Medan disebut-sebut akan bergerak menurunkan seluruh APK yang telah terpampang sejak kampanye dimulai 1 bulan lalu. 

     

    Tim Capres Diimbau Turunkan APK

     

    Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara (Sumut) Aulia Andri, tatakala dikonfirmasi MartabeSumut Minggu malam (6/7/2014), menjelaskan, tanggal 6-8 Juli 2014 merupakan ketentuan baku mulai berlakunya masa tenang menjelang Pilpres 9 Juli 2014. "Kita minta ke-2 tim Capres/Cawapres segera menurunkan semua alat peraga kampanye," imbau Aulia Andri. Dihubungi melalui saluran telepon, Aulia Andri memastikan, atribut kampanye yang masih terlihat di publik merupakan tanggungjawab ke-2 Tim Capres/Cawapres. Sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) berwenang menyurati bahkan memerintahkan ke-2 Tim Capres untuk menurunkan APK. Komisioner KPU disarankan Aulia agar bergerak cepat menyampaikan langsung atau menyurati Tim Capres/Parpol pendukung terkait atribut tersebut. "Sekarang-kan masa tenang, KPU wajib meminta mereka menurunkan atribut kampanye masing-masing. Kalau tidak, Panwas Pemilu selaku pengawas yang akan menurunkan langsung. Bila masih ada yang salah, masyarakat bisa segera membuat laporan pengaduan ke Panwas," tegasnya. (DEKSON/MS)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Masa Tenang Pilpres 6-8-Juli, Atribut Kampanye 2 Capres Masih Bertaburan di Medan'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER