Minggu

21 Apr 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Jumat, 27 Juni 2014 | 00:05 WIB

    Telah dibaca 849 kali

    Longsor di Sukabumi, 3 Korban Belum Ditemukan

    Dekson H

    MartabeSumut, Sukabumi


    Hujan deras dan kondisi topografi perbukitan dengan lereng-lereng terjal telah menimbulkan banjir bandang dan longsor di Kecamatan Pabuaran dan Kecamatan Purabaya, Kab. Sukabumi Prov Jawa Barat pada Kamis, (26/6/2014) pukul 05.00 WIB. Akibatnya, 3 warga yang jadi korban belum ditemukan.

     

    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, melalui keterangan yang diterima MartabeSumut, Kamis malam (26/6/2014), mengungkapkan, awalnya banjir bandang yang diikuti longsor tebing ketinggian 30-40 Meter menimbun beberapa rumah penduduk. Tiga orang warga Dusun Cibojong RT 26 dan RT 27, Desa Cibadak Kec Pabuaran Kab Sukabumi ikut tertimbun longsor. Hingga saat ini, kata Sutopo, ketiga korban belum ditemukan. "Selain itu, 2 unit rumah rusak berat. Sedangkan banjir bandang dan longsor di Desa Sirnasari menyebabkan 7 rumah rusak berat, 7 rumah rusak sedang dan 1 jembatan rusak berat. Sekira 500 jiwa pada kedua desa tersebut masih mengungsi di rumah saudaranya atau di sekolahan," terang Sutopo.

     

    Sementara itu, akses menuju lokasi bencana di kedua desa tersebut disebut Sutoo sulit dijangkau. Hanya kendaraan roda 4 dengan double gardan yang mampu mencapai lokasi. Kondisi jalan sempit dan licin. Sedangkan perumahan yang dibangun terletak pada daerah-daerah lereng perbukitan yang rawan dari longsor.  Tim SAR dari BPBD Kab Sukabumi bersama TNI, Polri, Tagana, Sarda, PMI, Dinas Kesehatan dan masyarakat dikatakannya pula telah melakukan penanganan darurat. Evakuasi dihentikan pada malam hari dan akan dilanjutkan besok pagi, Jumat (27/6/2014). "BPBD telah mendistribusikan makanan siap saji dan nasi bungkus. Posko Tanggap Darurat didirikan di rumah Kepala Desa Cibadak. Kebutuhan mendesak adalah tikar dan selimut pagi pengungsi karena udara dingin.

     

    Pada sisi lain, lanjut Sutopo, Kepala BNPB Syamsul Maarif sudah mengeluarkan perintah kepada Tim Reaksi Cepat BNPB untuk memberikan pendampingan kepada BPBD Kab Sukabumi serta upaya pendataan korban lain yang kemungkinan masih ada. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor diimbau Sutopo agar tetap waspada dengan potensi longsor susulan. "Sebab curah hujan berintensitas tinggi berpeluang terjadi di wilayah Jawa Barat sehingga dapat memicu longsor baru. BPBD diharapkan dapat terus meningkatkan sosialisasi peringatan dini," ujarnya. (MS/DEKSON)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Longsor di Sukabumi, 3 Korban Belum Ditemukan'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER