Minggu

24 Feb 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Selasa, 2 Juli 2013 | 21:52 WIB

    Telah dibaca 1629 kali

    PLN Bobrok..!

    Budiman Pardede
    Komisi D DPRDSU saat menggelar pertemuan dan menyampaikan kritik pedas kepada jajaran PLN Wilayah I Sumut, Selasa siang (2/7/2013). (Foto: MartabeSumut).

    MartabeSumut, Medan

     

    Ada banyak sindiran keras yang dilontarkan anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) tatkala melakukan pertemuan dengan manajemen PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah I Sumut, Selasa siang (2/7/2013) di ruang Komisi D DPRDSU. Salah satunya adalah "PLN bobrok..!".

     

    Pernyataan pedas PLN bobrok itu keluar dari bibir anggota Komisi D DPRDSU Zulkifli Efendi Siregar, saat pimpinan rapat Guntur Manurung dan Sudirman Halawa memberinya kesempatan bicara. "Belakangan ini sikap PLN benar-benar kelewatan. Mematikan arus listrik seenaknya tanpa memandang waktu dan tidak beraturan lagi. Kasihanilah rakyat yang membutuhkan listrik dalam kehidupannya sehari-hari. PLN benar-benar bobrok betul," cetus politisi Fraksi Hanura itu dengan nada tinggi, sembari menyesalkan sikap PLN yang kerap mencari alasan listrik padam disebabkan pemeliharaan mesin hingga kondisi kabel bawah tanah yang sudah tua.

     

    Anggota DPRDSU Kesal

     

    Pantauan MartabeSumut di lokasi rapat, selain Zulkifli, beberapa anggota Komisi D DPRDSU juga melepaskan kekesalan dengan kondisi kelistrikan di Sumut yang sejak 2 bulan belakangan kembali 'hidup mati' tanpa sebab yang jelas. Ajib Shah misalnya. Menurut Ajib, keputusan PLN memutuskan arus listrik akhir-akhir ini cenderung menampakkkan sikap frustasi atau sesuka hati merugikan rakyat. "Kinerja PLN mengerikan. Juni 2012 salah satu Direksi PLN pusat bicara di RDP Komisi D dan berjanji mencari cadangan listrik lain. Lalu beberapa waktu lalu, keluar statemen prematur salah satu petinggi PLN Wilayah I Sumut di media massa terkait pasokan listrik yang akan berjalan stabil di Sumut. Nyatanya, apakah pernah ditempuh semua yang dikatakan petinggi PLN itu," sesal Ajib. Politisi Fraksi Partai Golkar ini berharap PLN memperbaiki pelayanan kelistrikan rakyat khususnya memasuki bulan suci Ramadhan tahun 2013.

     

    Jangan Padamkan Listrik Seenaknya

     

    Hal senada disampaikan anggota Komisi D DPRDSU Budiman P Nadapdap. Bagi legislator F-PDIP itu, GM PLN Wilayah I Sumut dan jajaran manajemen PLN yang hadir harus serius memikirkan masukan-masukan kritis anggota DPRDSU. "Apa langkah PLN Sumut agar listrik tidak padam seenaknya tanpa aturan setiap hari? Sanggupkah PLN tidak memadamkan listrik saat bulan suci Ramadhan," tanya Budiman. Dengan terbentuknya Pansus Kelistrikan DPRDSU beberapa waktu lalu, lanjut Budiman, tidak sedikit masyarakat Sumut yang datang menyampaikan aspirasi ke DPRDSU dan mengungkapkan tekad untuk menggugat PLN. "Pansus akan bekerja mengusut dan menyelidiki kinerja PLN. Sebab warga mengeluhkan kerusakan alat-alat elektronik akibat listrik padam tak beraturan dan daya listrik yang tidak stabil saat hidup," akunya. Menurut Budiman, bila PLN Wilayah I Sumut dan Sumbagut tidak memiliki cadangan listrik, minimal bisa meminta reserve dari PT Inalum untuk dialihkan. "Kami butuh ketegasan PLN, cukup gak pembangkit listrik di Sumut? Atau apa perlu kita minta lapangan Benteng Medan di depan Kodim itu untuk menampung alat-alat elektronik rakyat Sumut yang terlanjur rusak untuk diganti PLN," terang Budiman bertanya. Sedangkan Yan Syahrin meminta PLN berjanji untuk tidak memadamkan listrik saat bulan Ramadhan. "Saya kepingin tahu apakah PLN bisa kasih jaminan Ramadhan nanti tak mati lampu? Tapi jangan cuma janji-janji palsu seperti selama ini ya," tudingnya.

     

    Beban Puncak Tertinggi

     

    Menanggapi tudingan dan berbagai kritik pedas tersebut, GM PT PLN Wilayah I Sumut Dyananto, GM Pembangkit Sumbagut Bernadus Sudarmanta dan manajer Subsistem Beban Puncak PLN Sumbagut G Barus, mengakui blak-blakan kalau kondisi kelistrikan subsistem Sumbagut mengalami beban puncak tertinggi per 28 Maret 2013 pukul 19.30 WIB dengan kapasitas 1.653, 4 Mega Watt. (MW). Beban puncak tertinggi tersebut dinilai Diananto semakin menyulitkan manakala mesin pembangkit GT 11 dan GT 12 yang ada di Belawan sedang menjalani proses perawatan akibat mesin dan kabel-kabe bawah tanah yang sudah masuk kategori tua. Untuk diketahui, hingga berita ini diturunkan, fakta arus listrik padam masih saja terjadi sejak pagi sampai sore, Rabu 3 Juli 2013. (MS/BUD).

     

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'PLN Bobrok..!'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER