Senin

24 Sep 2018

Pengunjung Hari Ini : 2.410,   Bulan Ini : 65.860
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Kamis, 14 Maret 2013 | 16:26 WIB

    Telah dibaca 1487 kali

    Lantik Gatot Gubsu, Mendagri Akui Pilgubsu Contoh Baik dan Syamsul Arifin Sahabat Terkena Musibah

    Budiman Pardede
    Mendagri Gamawan Fauzi saat melantik Gatot Pujo Nugroho, ST, sebagai Gubsu defenitif sisa masa jabatan 2008-2013, Kamis (14/3/2013) di gedung DPRDSU. (Foto: MartabeSumut).

    MartabeSumut, Medan

     

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi memuji pelaksanaan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 7 Maret 2013 yang berlangsung demokratis, damai, aman dan tanpa aksi-aksi anarkis. Realita itu dipastikan Mendagri akan menjadi contoh baik bagi daerah lain di Indonesia yang menggelar Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada).

     

    "Selamat buat rakyat Sumatera Utara. Pilgubsu kemarin sudah berjalan sukses, baik, aman, damai dan lancar tanpa aksi anarkis. Keberhasilan pesta demokrasi tersebut bermakna kemenangan bagi seluruh rakyat Sumut dan menjadi contoh baik bagi daerah lain," aku Mendagri, saat memberikan sambutan seusai melantik/mengambil sumpah Gatot Pujo Nugroho, ST menjadi Gubsu defenitif sisa masa jabatan 2008-2013, Kamis (14/3/2013) di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU).

     

    Selain memuji Pilgubsu yang sudah terlaksana, Mendagri juga menegaskan, pelantikan Gubsu defenitif yang batal dilakukan di Jakarta beberapa waktu lalu, memberi hikmah tersendiri bagi semua pihak terkat di Sumut. "Pelantikan di Jakarta batal tentu ada hikmahnya, mungkin memang harus di Medan," kata Mendagri. Kemudian Mendagri  menyampaikan keprihatinan terhadap mantan Gubsu Syamsul Arifin yang diistilahkannya sedang terkena musibah. "Sahabat kami Syamsul Arifin sedang terkena musibah. Semog beliau kuat menjalani musibah hukum tersebut," terang Mendagri.

     

    Gatot Diminta Maksimal Rumuskan Program Pembangunan

     

    Khusus kepada Gubsu Gatot Pujo Nugroho, ST, kata Mendagri, tugas kedepan di sisa akhir masa jabatan harus dapat dimaksimalkan untuk merumuskan pembangunan Sumut yang strategis bagi kepentingan masyarakat dan daerah. "Lahirkan program-program yang baik dalam Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan-Red). Provinsi Sumut terbukti memberi gairah kepada pemerintah pusat.Rumusan pembanguan mutlak harus bersinergi antara DPRDSU dan Pemprovsu. Semua pihak harus saling kerjasama dan tolong menolong. Era Otonomi daerah wajib memposisikan provinsi harmonis dengan Kab/kota," ingat Mendagri, seraya menambahkan, di luar Sumut banyak provinsi yang tidak harmonis dengan daerah kab/kota yang dimiliki. "Selamat buat Gubsu Gatot 'Puji' Nugroho," tutup Mendagri, yang sempat 2 kali melakukan kesalahan penyebutan nama Gatot Pujo menjadi Gatot Puji.

     

    Pengamatan MartabeSumut di gedung Dewan, agenda pelantikan/pengambilan sumpah dilakukan melalui Sidang Paripurna Istimewa yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRDSU H Saleh Bangun beserta 4 unsur Wakil Ketua DPRDSU. Sebelumnya, Paripurna Istimewa. DPRDSU pengambian sumpah jabatan dan pelantikan Gubsu defenitif diisi beberapa rangkaian. Meliputi; pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 14/P Tahun 2013 tanggal 13 Februari 2013 tentang Pengesahan Pengangkatan Wakil Gubernur Sumatera Utara menjadi Gubernur masa jabatan 2008-2013 yang dilakukan Sekwan DPRDSU Drs H Randiman Tarigan, MAP. Kemudian Mendagri mengambil sumpah Gatot Pujo Nugroho selaku Gubsu defenitif, penanandatanganan berita acara sumpah oleh Gatot dan Mendagri, kata-kata pelantikan disampaikan Mendagri, penandatanganan pakta integritas oleh Gatot dan Mendagri, sambutan Mendagri dan terakhir pemberian ucapan selamat yang dilakukan ratusan audiens kepada Gatot Pujo Nugroho. Sidang yang dimulai pukul 10.55 WIB dan berakhir sekira pukul 12.15 WIB, itu ditutup dengan beberapa kata-kata akhir Ketua DPRDSU Saleh Bangun. "Sejak hari ini Pak Gatot resmi menjadi Gubsu menjalani sisa masa jabatan 2008-2013. Selamat bekerja dan terimakasih kepada Mendagri yang sudah melantik," tutup Saleh Bangun.

     

    Kerja Kedepan yang Perlu

     

    Disela-sela acara pemberian selamat yang dilakukan ratusan audiens, Ketua Fraksi PKS DPRDSU Hidayatullah, SE, yang dikonfirmasi MartabeSumut, mengatakan, acara pelantikan/pengambilan sumpah yang telah berlangsung sebenarnya seremonial saja. "Gak terlalu penting kok. Kerja kedepan yang perlu," kata Hidayatullah. Menurut dia, Fraksi PKS di DPRDSU akan intensif mengawal kinerja Gubsu dan Pemprovsu kedepannya. "Kita ada kewajiban moral. Kedepannya pasti terus kami ingatkan. Karena kita punya jalur komunikasi khusus, jadi lebih mudah walau gaya akan berbeda," ungkap Hidayatullah.

     

    Seperti diberitakan MartabeSumut sebelumnya, Gatot sempat batal dilantik jadi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) defenitif di kantor Mendagri Jakarta pada Kamis siang (28/2/2013) karena tidak disetujui Ketua DPRDSU H Saleh Bangun. Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho,ST, batal dilantik menjadi Gubernur Sumatera Utara ke-17 setelah Kementerian Dalam Negeri menerima surat permintaan pembatalan pelantikan dari Ketua DPRDSU Saleh Bangun, Kamis siang (28/2/2013). Padahal, sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menetapkan Gatot Pujo Nugroho sebagai gubernur definitif Sumatera Utara sesuai Keputusan Presiden Nomor 14/P Tahun 2013 tanggal 13 Februari 2013 tentang Pengesahan Pengangkatan Wakil Gubernur Sumatera Utara menjadi Gubernur masa jabatan 2008-2013. Perlu diketahui pula, Gatot adalah Wakil Gubernur Sumut 2008-2013 mendampingi Gubernur Sumut Syamsul Arifin terhitung sejak 16 Juni 2008. Namun gara-gara dalam perjalanan tugasnya Syamsul tersandung kasus korupsi APBD Langkat dan harus menjalani sanksi pidana penjara, Gatot pun ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu mulai 21 Maret 2011. (MS/BUD)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER