Selasa

21 Mei 2019

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Rabu, 6 Februari 2013 | 18:41 WIB

    Telah dibaca 985 kali

    Poldasu Tahan Aspri Plt Gubsu Ridwan Panjaitan Terkait Dugaan Korupsi APBD Sumut 2010 Rp.13 Miliar

    sumardi tanjung

    MartabeSumut, Medan


    Setelah datang sendiri ke Poldasu pada Rabu (6/2) sekira pukul 10.30 WIB, Dit Reskrimsus Polda Sumut langsung menahan tersangka Ridwan Panjaitan, yang merupakan asisten Pribadi (Aspri) Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho. Ridwan diduga terlibat korupsi sebesar Rp. 13 Miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumut tahun 2010.

     

    Tersangka Ridwan yang diduga telah melakukan penyelewengan anggaran di Biro Umum Setwilda Provsu itu datang setelah Poldasu mengirimkan panggilan ke-2. Setelah diperiksa selama hampir dua jam, sekitar pukul 12. 30 WIB, Poldasu mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap tersangka. Kasiubbid III -PID Humas Poldasu AKBP MP Nainggolan, kepada wartawan menjelaskan, penahanan terhadap tersangka Ridwan Panjaitan dikeluarkan untuk 20 hari ke depan. Sebelumnya, kata Nainggolan, Poldasu telah mengeluarkan Surat Panggilan ke-1 namun sesuai jadwal yang harus dipenuhi ternyata tersangka Ridwan tak menghadiri panggilan. Sehingga Poldasu terpaksa melayangkan surat panggilan ke-2. "Pada saat panggilan ke-2 ini, ternyata tersangka datang sendiri. Setelah kita periksa akhirnya kita memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap tersangka," kata Nainggolan.

     

    Ditetapkan Sebagai Tersangka


    Seperti diberitakan sebelumnya, tim penyidik Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sumut resmi menetapkan asisten pribadi (Aspri) Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, Ridwan Panjaita sebagai tersangka dugaan korupsi Biro Umum Setda Pemprovsu senilai Rp. 13 Miliar. Penetapan status tersangka tersebut dilakukan setelah tim penyidik melakukan gelar perkara pada (31/1). "Status Ridwan Panjaitan sudah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan pemeriksaan penyidik dan gelar perkara," kata Kepala Sub Bidang Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, belum lama ini.


    Disebutkan MP Nainggolan, tim penyidik telah melayangkan surat panggilan pertama kepada Ridwan Panjaitan untuk kehadirannya sebagai tersangka Senin (4/2) kemarin. Namun, mantan Kapolres Nias Selatan (Nisel) tersebut tidak bisa memastikan penahanan terhadap Ridwan Panjaitan."Hari Senin pekan depan dia (Ridwan Panjaitan) dipanggil sebagai tersangka untuk yang pertama kalinya. Kalau ditahan atau tidak, kita lihat nanti," tegasnya. Dijelaskan MP Nainggolan, selama ini Ridwan Panjaitan masih berstatus saksi. Dia ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik mengumpulkan bukti-bukti dan melakukan gelar perkara. "Baru hari ini dia ditetapkan tersangka, selama ini saksi," bebernya.

     

    Dugaan Korupsi di Biro Umum Pemprovsu Rp. 13 Miliar

     

    Seperti diketahui, dalam kasus dugaan korupsi Biro Umum Setda Pemprovsu tahun 2011 senilai Rp. 13 Miliar, hingga saat ini penyidik telah menetapkan 5 tersangka yakni; Aminuddin (mantan Bendahara Pengeluaran Biro Umum Setda Pemprovsu), Neman Sitepu (Plt Kasubbag Pimpinan Bagian Rumah Tangga Biro Umum Setda Pemprovsu), Suweno (PNS Biro Umum Setda Pemprovsu), seorang perempuan paruh baya yang merupakan staf tersangka Aminuddin saat menjabat Bendahara Biro Umum Setda Pemprovsu dan Ridwan Panjaitan. Berkas ke-4 tersangka sedang ditangani pihak Kejaksaan Negeri Medan sedangkan Ridwan Panjaitan masih dalam proses dan baru menjalani penahanan. Penetapan status ke-5 orang tersebut berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) Sumut yang menunjukkan adanya penyimpangan dana yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp. 13 Miliar. Rincian ditemukannya kerugian negara tersebut pada pengeluaran yang digunakan untuk pengawalan pada 1 Januari 2010 sebesar Rp150 juta, makan minum Rp. 2 Miliar, listrik sebesar Rp. 1 Miliar lebih, SPJ 1 Januari - 30 Juni pada belanja sehari-hari di rumah dinas sebasar Rp. 50 juta. Anggaran yang dipergunakan berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2010. (MS/SUMARDI)

    Share this

     
     

    Berikan Komentar Anda 'Poldasu Tahan Aspri Plt Gubsu Ridwan Panjaitan Terkait Dugaan Korupsi APBD Sumut 2010 Rp.13 Miliar'


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER