Senin

10 Des 2018

  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER
  • Senin, 19 November 2012 | 16:52 WIB

    Telah dibaca 1105 kali

    Tuntut Upah Rp. 2,8 Juta, Buruh Lumpuhkan Jalan di Depan Kantor Walikota Medan

    Jecxon Hasibuan
    Ratusan orang dari Forum Lintas Buruh (FLB) melakukan unjukrasa menuntut kenaikan upah Rp. 2,8 Juta, Senin (19/11). (Foto: MartabeSumut).

    MartabeSumut, Medan

     
    Ratusan orang dari Forum Lintas Buruh (FLB) melakukan unjukrasa menuntut kenaikan upah Rp. 2,8 Juta, Senin (19/11). Selain memblokir ruas Jalan Maulana Lubis depan kantor Walikota Medan, massa juga melumpuhkan arus lalulintas selama 1 jam.

     

    Pantauan MartabeSumut di lokasi, massa yang datang sejak pukul 14.30 WIB, membuat ruas jalan strategis seperti Jalan Pengadilan, Jalan Raden Saleh, Jalan Imam Bonjol, Jalan Diponegoro dan Jalan Maulana Lubis mengalami kemacetan parah. Polisi pun terpaksa mengalihkan/menutup ruas Jalan Imam Bonjol (depan gedung DPRDSU) dan Jalan Raden Saleh/Maulana Lubis sampai pukul 15.30 WIB karena para buruh memarkirkan kendaraan masing-masing di tengah ruas jalan. 

     

    Tuntut Upah Rp. 2,8 Juta


    Dalam orasinya di depan kantor Walikota Medan, pengunjukrasa meminta Walikota Medan menaikkan upah buruh di Medan minimal Rp. 2,8 juta. "Kami minta Walikota Rahudman Harahap peduli nasib buruh di Medan ini. Naikkan upah buruh minimum kota Rp. 2,8 juta mulai Januari 2013," teriak Troy Sirait dengan pengeras suara, salah satu demonstran. Troy juga menyesalkan keberadaan barikade kawat duri yang ada di depan kantor walikota. "Kami datang ke sini bukan mau anarkis, jadi kenapa polisi membuat kami seperti hewan yang dikandangkan," cetusnya dengan nada tinggi.

     

    Dari atas mobil pick up, salah seorang perwakilan buruh akhirnya membacakan tuntutan FLB. Diantaranya; menolak usulan kenaikan UMK Medan tahun 2013 sebesar Rp. 1.460.000 melainkan Rp. 2.800.000, penghapusan sistem outsourching/buruh kontrak, penindakan tegas oknum Disosnaker yang mempermainan pengaduan buruh, penolakan berbagai kebijakan yang melarang buruh berserikat di lingkungan perusahaan dan penegakan hak-hak normatif buruh secara konsekuen.

     

    Puas melakukan orasi, ratusan orang buruh akhirnya meninggalkan kantor Walikota Medan sekira pukul 15.15 WIB. Kapolresta Medan Kombes Monang Situmorang tampak serius mengawasi jalannya aksi massa. Selanjutnya iring-iringan kendaraan buruh langsung bergerak menuju kantor Gubsu di Jalan Diponegoro Medan. Sementara ruas Jalan Imam Bonjol yang dilalui kendaraan buruh membuat jalanan macet total. Ruas jalan Maulana Lubis/Raden Saleh yang diblokir massa akhirnya berangsur-angsur pulih sekira pukul 15.30 WIB setelah 1 jam lumpuh total bagi pemakai jasa jalan umum. (MS/BUD/JECXON)


     
     
    Kirim Komentar Anda
     
    Nama :
    Kota :
    Email :
    Komentar :
       
     

     
    (Masukkan 6 kode di atas)

     

       
     


    Memahami UU PERS Nomor 40 tahun 1999

    Akhir-akhir ini banyak kalangan internal (pegiat, organisasi profesi/perusahaan) PERS maupun pihak eksternal (masyarakat/narasumber) yang keliru dan main hakim sendiri saat menilai kinerja PERS.

    Melongok UU Lalu LIntas Nomor 22/2009

    Sampai saat ini pemakai sepeda motor/angkutan umum banyak keberatan/ memperdebatkan UU No 22/2009. Diantaranya pengemudi sepeda motor, yang diwajibkan menghidupkan lampu siang hari.

    3 Media Penyebab Timbulnya Jerawat

    Banyak orang tak menyangka bahwa selain debu yang kerap melekat dalam kulit, ternyata ada 3 media (barang-barang) yang selalu kita pakai dan berisiko menimbulkan jerawat.

    Seks Mau Meningkat, Makan Ikan !

    Anda mau sukses urusan seks? Segara konsumsi ikan ! Sebab ikan memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Riset terbaru menunjukkan, nutrisi yang terkandung dalam ikan membantu menaikkan gairah seks pria.

    MARTABE SUMUT

  • HOME
  • MARTABE TERPANAS
  • KELILING MEDAN
  • YA AKU MENGATAKANNYA
  • NGINTIP DPRDSU
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • SOSOK MARTABE
  • DAERAH
  • INDEX BERITA
  • IKLAN BARIS
  • SUARA PEMBACA
  • OPINI ANDA
  • FOTO ANDA
  • REDAKSI
  • DISCLAIMER